(Taiwan, ROC) - Tiongkok sedang memberi tekanan untuk menghalangi rencana Taiwan mendirikan kantor perwakilan di Lituania, tapi Amerika Serikat telah menegaskan pendirian mendukung dan dukungan ini bahkan disampaikan secara pribadi kepada menteri luar negeri Lituania Gabrielius Landsbergis oleh menlu dan wakil menlu AS.
Atas dukungan Amerika Serikat ini, Kementerian Luar Negeri (MOFA) Taiwan hari Senin menyampaikan apresiasi bahwa AS telah sekali lagi menunjukkan kepemimpinannya di kubu demokrasi global, juga menegaskan bahwa Taiwan akan terus berjuang untuk mempertahankan demokrasi, menjaga pemerintahan hukum dan melindungi hak asasi manusia.
Juru bicara MOFA Joanne Ou (歐江安) mengatakan, “MOFA akan terus mendorong penjalinan hubungan pragmatis dan meningkatkan interaksi saling menguntungkan dengan negara yang menaati ideologi serupa. Taiwan tidak akan mundur karena adanya tekanan ancaman dari luar.”
Sekedar informasi, pemerintah Lituania saat ini adalah pemerintah koalisi yang dibentuk oleh tiga partai politik pasca pemilu parlemen Oktober 2020. November tahun yang sama, Lituania mendeklarasikan program kebijakan pemerintah koalasi, menegaskan diadopsinya pendirian melawan pelanggaran hak asasi manusia, demokrasi dan kebebasan. Setelah itu, pemerintah Lituania mulai menyuarakan dukungan bagi Taiwan untuk bergabung dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menyumbangkan vaksin Covid-19 kepada Taiwan pada Juni lalu, dan sekarang Taiwan sedang siap-siap membuka kantor perwakilan dengan nama “Taiwan” di Lituania.