(Taiwan, ROC) – Situasi pandemi COVID-19 di Indonesia semakin memanas. Guna membantu pemerintah Indonesia dalam memerangi pandemi COVID-19, produsen audio Taiwan yang berinvestasi di Indonesia “PT Meiloon Technology Indonesia” pada tanggal 15 Juli 2021 mengemukakan, baru-baru ini pihaknya telah membeli 100 mesin penghasil oksigen (Oxygen Concentrator) untuk diserahkan kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI) yang diperkirakan akan sampai ke Indonesia pada tanggal 20 Juli mendatang.
Senior Manager Pt Meiloon Technology, Eva Kuo (郭力榕) menyampaikan, Chairman Wu Wei-zhong (吳維忠) menginstruksikan perusahaan untuk mempersiapkan donasi ini pada minggu lalu. “Melihat kecamuk COVID-19 di Indonesia yang parah, kami berharap dapat melakukan yang terbaik untuk membantu Indonesia, mendukung kelancaran implementasi kebijakan pencegahan epidemi di Indonesia, dan mendoakan agar wabah ini segera terkendali” ujar Eva Kuo. Beliau juga menambahkan, saat ini persediaan mesin penghasil oksigen (Oxygen Concentrator) di Taiwan sedang kosong, “Kami akan membeli semua mesin penghasil oksigen yang ada di pasar, melalui hubungan antar berbagai pihak”, karena jika harus menunggu persediaan tersebut terisi, mungkin pihaknya perlu menunggu hingga pertengahan dan akhir bulan Agustus. Karena wabah COVID-19, saat ini tidak ada penerbangan langsung dari Taiwan ke Indonesia, dan kebanyakan jadwal penerbangan pun sering dibatalkan. Perusahaan Meiloon membeberkan, akan melakukan pengiriman sesegera mungkin, saat ini dijadwalkan akan diangkut oleh pesawat Singapore Airlines pada penerbangan tanggal 18 Juli, kemudian transit di Singapura dan tiba di Indonesia pada tanggal 20 Juli. Sebanyak 70 unit mesin penghasil oksigen akan didonasikan kepada Kementerian Kesehatan RI, 40 unit akan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Subang, Jawa barat, dan 10 unit lainnya dicadangkan di Meiloon.
Pihak Meiloon berterima kasih kepada Badan Koordinasi Penamanan Modal (BKPM), Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI), beserta Kantor Perwakilan Taiwan di Indonesia yang mengkoordinasikan hal-hal terkait donasi. Pada Juli tahun lalu, Meilong mengalihkan investasinya dari Suzhou, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) ke Indonesia, dan mendirikan pabrik di Kabupaten Subang yang saat ini masih dalam tahap konstruksi.
Dalam beberapa tahun terakhir, Bapak Joko Widodo selaku Presiden Indonesia sangat aktif dalam menarik investasi asing. Tahun lalu, di tengah perang dagang AS-RRT serta merebaknya wabah COVID-19 Negeri Tirai Bambu, BKPM RI diminta untuk meningkatkan promosi investasi asing, dan perpindahan Meiloon ke Indonesia dinilai sebagai salah satu indikator keberhasilan promosi investasi tersebut, saat itu Presiden Jokowi juga sempat bertemu dengan Chairman Wu Wei-zhong (吳維忠).