History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Jumlah Warga Taiwan yang Terbang ke RRT untuk Memperoleh Vaksin Meningkat? CECC: Tidak Ada Lonjakan Signifikan

  • 15 June, 2021
  • 尤繼富
Jumlah Warga Taiwan yang Terbang ke RRT untuk Memperoleh Vaksin Meningkat? CECC: Tidak Ada Lonjakan Signifikan
Jumlah Warga Taiwan yang Terbang ke RRT untuk Memperoleh Vaksin Meningkat? CECC: Tidak Ada Lonjakan Signifikan

(Taiwan, ROC) --- Kantor Urusan Taiwan di Daratan Tiongkok baru-baru ini mengumumkan bahwa ada sekitar 62.000 warga Taiwan yang telah menerima vaksinasi di RRT. Media RRT bahkan mengklaim, baru-baru ini warga Taiwan yang memutuskan untuk terbang ke RRT guna memperoleh vaksin, meningkat drastis.

Salah satu media di Taiwan juga melaporkan, jika ada warga Taiwan yang bahkan sampai menyewa pesawat pribadi untuk terbang ke luar negeri guna memperoleh suntikan vaksin.

Jumlah vaksin di Taiwan saat ini dinilai tidak cukup, sehingga membuat banyak pengusaha Taiwan mulai mencari akal, salah satunya adalah menyewa pesawat pribadi untuk terbang ke RRT, guna memperoleh vaksinasi.

Namun Wakil Ketua Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) Chen Tsung-yan (陳宗彥) menyampaikan, pihaknya baru-baru ini menghitung jumlah penumpang yang terbang ke kawasan RRT dan tidak menemukan adanya lonjakan signifikan seperti yang diberitakan.

Chen Tsung-yan mengatakan, “Kami telah mengamati jumlah warga yang melakukan perjalanan dari Taiwan ke RRT baru-baru ini. Faktanya, berdasarkan analisis yang ada, kami tidak menemukan adanya lonjakan signifikan. Pada bulan Juni, jumlah warga yang meninggalkan kawasan Taiwan rata-rata 400 hingga 600 orang per harinya. Berdasarkan jumlah penerbangan yang ada, angka ini tidak terlihat meningkat.”

Baru-baru ini juga tersebar pemberitaan, jika Instansi Kesehatan Filipina telah mengirim surat kepada Taiwan yang menyampaikan, jika kedua vaksin dalam negeri mendapatkan otorisasi penggunaan darurat EUA dari pemerintah Taiwan, maka otoritas Filipina akan mengadopsi ketentuan EUA yang ada, guna memvaksinasi warga Filipina.

Menanggapi pemberitaan di atas, Chen Tsung-yan menjawab, pemerintah Taiwan akan terus mengembangkan kerja sama di sektor vaksin dengan pihak luar negeri. Pihaknya juga akan meminta instansi FDA (Food and Drug Administration) untuk mencari tahu perihal legitimasi penerapan kebijakan EUA Taiwan di negara-negara lain.

Komentar

Terbarumore