(Taiwan, ROC) – Juru Bicara dalam Sidang Majelis Kesehatan Dunia (WHA) yang berlangsung kemarin (5/26) dari negara sahabat diplomatik Taiwan seperti Belize, Palau, dan Tuvalu menyuarakan dukungan pada Taiwan, sementara St. Kitts and Nevis belum memberikan pendapat sedangkan Nikaragua tidak menyebutkan nama Taiwan.
Sejak berlangsungnya Sidang WHA tanggal 24 Mei 2021 lalu, suara dukungan bagi Taiwan terus bertambah, seperti Amerika Serikat, Kanada, Jepang, Inggris dan Australia, ada 5 negara yang memiliki pandangan sepaham dan 8 negara sahabat diplomatik Taiwan yang saat memberikan pendapatnya mengimbau agar Organisasi Kesehatan Internasional (WHO) dapat menerima Taiwan. Hingga siang hari ketiga sidang WHA, negara sahabat Belize, Palau dan Tuvalu menyampaikan suara mendukung Taiwan dan mengemukakan bahwa pandemi COVID-19 menonjolkan pentingnya kerja sama dan persatuan dunia, untuk itu mengimbau WHO menerima Taiwan.
Presiden Palau, Surangel Whipps Jr. memberikan suara dukungan kuat bagi Taiwan, mengimbau WHO bekerja sama dengan mitra global untuk tidak mengorbankan jiwa manusia hanya karena batasan dan perbedaan politik, pada akhir pidatonya juga mengimbau WHO untuk sepenuhnya menerima Taiwan. Surangel Whipps Jr. juga mengungkit Palau dan Taiwan menjalin kerja sama “gelembung wisata” beberapa waktu lalu dengan berlandaskan rasa saling percaya, dan beranggapan hal ini menginspirasikan negara-negara di kawasan Samudera Pasifik untuk mengikutinya. Selain itu ia juga menegaskan kembali kokohnya kemitraan Palau dengan Taiwan, Amerika, Jepang, dan Australia.
Juru bicara Belize menyampaikan, menanggapi situasi krisis global seharusnya menerima semua negara sehingga dapat melaksanakan tugas dengan yang terbaik. Belize mengukung Taiwan dengan status anggota pengamat bergabung dalam WHA. Taiwan adalah salah satu negara yang paling berkembang di Benua Asia, sistem medis yang baik, banyak pengalaman Taiwan yang dapat dicontoh. Pada kesempatan ini Tuvalu mengucapkan terima kasih pada Taiwan yang telah memberikan bantuan pencegahan pandemi selain memberikan dukungan bagi Taiwan untuk masuk dalam WHA.
Sedangan juru bicara Nikaragua tidak menyebutkan atau menyuarakan dukungan bagi Taiwan berpartisipasi dalam WHO, mungkin pada kesempatan waktu saat menyampaikan pendapat lainnya.
Nikaragua dan negara sahabat diplomatik lainnya telah mengajukan surat permintaan “mengundang Taiwan dengan status sebagai anggota pengamat dalam WHA” pada sekretaris jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, dan memintanya untuk membahasnya dalam sidang WHA. Pada tahun 2019 lalu meskipun dalam pidatonya Nikaragua tidak menyebutkan nama Taiwan, tetapi kemudian dalam kesempatan lainnya pejabat tinggi Nikaragua menyampaikan terima kasih pada Taiwan atas bantuan medisnya