(Taiwan, ROC) – Dengan merujuk kepada laporan dari satuan Angkatan Udara Taiwan tentang kondisi gerak gerik pesawat milik Daratan Tiongkok, pada hari Jumat tanggal 14 Mei, disebutkan 1 pesawat mengangkut 8 pesawat patrol maritime dan 1 pesawat mengangkut 8 pesawat penghalau, dan melakukan penerbangan di sekitar kawasan ADIZ bagian barat daya Taiwan. Satuan Angkatan Udara juga segera mengutus pasukan patrol AU untuk melakukan antisipasi, termasuk membunyikan pengumuman jika yang disebut telah melanggar batasan yang ada, termasuk persiapan rudal untuk melakukan pemantauan selanjutnya.
Kementerian Keamanan sejak tanggal 17 September tahun lalu, di dalam situs resminya juga terdapat kolom “Kondisi Militer Terkini”, yang khusus untuk memberikan informasi terbaru terkait masalah kondisi kemiliteran yang ada.
Merujuk kepada data yang dimiliki, 1 kapal membawa 8 pesawat patroli maritime dan 1 kapal lagi membawa 8 pesawat penghalau. Untungnya mereka hanya mengusik kondisi perairan dan udara setempat, belum mengganggu ruang terbang Taiwan arah timur dan selatan, selain itu juga pihak Daratan Tiongkok belum berani memasuki garis tengah perbatasan Selat Taiwan.
Dari data statistik yang dihimpun oleh Kementerian Keamanan, pada tanggal 12 April tahun ini, telah ada 25 pesawat yang diutus terbang untuk mengusik keamanan Taiwan, dan menjadi catatan terbanyak dalam sejarah.