(Taiwan, ROC) - Dua partai oposisi di Taiwan, Partai Kuomintang (KMT) dan Partai Rakyat Taiwan (Taiwan People's Party/TPP), masing-masing mengajukan permintaan pada pemerintah untuk meninjau kekurangan dalam mekanisme Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) yang telah mengakibatkan penularan klaster maskapai penerbangan China Airlines (CAL) dan Hotel Novotel Taoyuan.
Melalui konferensi pers di Taipei pada Senin, 10 Mei pagi, Sekretaris Jenderal Fraksi legislatif KMT Cheng Li-wun (鄭麗文) menegaskan, insiden CAL dan Novotel menonjolkan kurangnya implementasi protokol pandemi, baik di pihak pemerintah pusat, daerah maupun di CAL sendiri.
Cheng mengatakan, "Masalahnya adalah, CECC, Administrasi Penerbangan Sipil (CAA), Pemerintah Kota Taoyuan dan China Airlines, semuanya telah meremehkan implementasi protokol pandemi. Inilah mengapa sinyal peringatan pada Februari lalu tidak diacuhkan, dan akhirnya berkembang menjadi penularan yang serius pada bulan April."
Sinyal peringatan yang dimaksud adalah keluhan adanya campuran antara penghuni biasa dan penghuni yang sedang dikarantina, yang diajukan dan diterima pada Februari lalu tapi tidak sempat direspons sehingga disinyalir sebagai celah yang membangkitkan penularan klaster CAL dan Hotel Novotel kali ini.
Cheng juga meminta pemerintah pusat dan daerah tidak berusaha mengelak tanggung jawab atas insiden ini, melainkan secepatnya mengadakan tinjauan untuk menambal celah pandemi, mencegah penularan lebih luas.
Sementara itu, melalui konferensi pers di tempat lain, Partai TPP mengkritik bahwa kurang tegasnya pemberlakuan protokol pandemi oleh CECC adalah celah pandemi yang harus segera ditambal.
Ketua Fraksi Legislatif TPP Chiu Chen-yuan (邱臣遠) mengatakan, "Sejak saat karantina rumah diperpendek pada 14 April, sampai pengosongan Hotel Novotel pada 29 April, CAA selaku badan pengawas penerbangan sipil sama sekali tidak mengetahui perkembangan situasi. Ini berarti, CAA telah sepenuhnya termarjinalisasi dalam hal ini."
TPP juga mendaftarkan enam hal lain yang dianggap bisa menjadi celah pencegahan pandemi, dan meminta CECC untuk secepatnya mengadakan perbaikan.