(Taiwan, ROC) Hari Bumi Sedunia jatuh pada tanggal 22 April, Presiden Tsai Ing-wen pagi hari Kamis ini bertemu dengan kantor perwakilan Amerika di Taipei(AIT) dan menggelar pembahasan. Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, isu pemanasan global, tidak boleh mengesampingkan Taiwan, bahkan semestinya mencari peluang kerjasama dengan berbagai negara dan menciptakan lebih banyak kemajuan; Presiden Tsai menyampaikan pengurangan emisi karbon dan pembangunan ekonomi saling berkaitan, “Siapa yang berkemampuan untuk menunjukkan teknologi baru, membangun metoda baru, siapa yang mampu menguasai kunci utama dalam situasi global baru”, dan Taiwan tidak akan tertinggal dengan perkembangan dunia.
"American Innovation Center" di kantor perwakilan AS di Taipei menggelar forum tahunan membahas inovasi, berkaitan dengan memperingati hari bumi sedunia maka pertemuan kali ini secara khusus mengambil tema “bersama bumi dan berkelanjutan”, menyoroti konsep berkelanjutan dan inovasi.
Dalam sambutan pembukaan yang disampaikan oleh Presiden Tsai Ing-wen, bumi adalah taman satu-satunya milik manusia menghadapi tantangan yang serius, sebagai contoh Taiwan, mendapat pengaruh perubahan iklim yang ekstrem, di masa 2-3 tahun ke depan dikuatirkan akan menghadapi hujan deras menyebabkan banjir, namun tahun lalu hingga sekarang malah mengalami kekeringan, walaupun sudah ada program infrastruktur prospektif yang bergerak cepat, tetapi perubahan iklim ekstrem membawa pengaruh dan tantangan besar, maka pada hari bumi sedunia, bersama-sama memikirkan metode apa yang dapat diadopsi untuk mempromosikan pembangunan berkelanjutan.
Presiden Tsai Ing-wen mengemukakan, dikarenakan perubahan iklim, situasi internasional sedang mengalami tren baru, mencakup Uni Eropa, Jepang, Korea Selatan dan RRT juga mengeluarkan kebijakan yang terkait, dan mitra penting Taiwan AS, juga memainkan peran penting dalam isu pengurangan emisi karbon, Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “pemanasan global adalah isu kami di era sekarang, tidak boleh lagi mengesampingkan Taiwan, semestinya lebih giat mencari peluang dalam tren masa kini, dan bekerja sama dengan negara lain menciptakan semakin banyak kemenangan.”
Direktur AIT, William Brent Christensen mengatakan, kerjasama AS dan Taiwan dalam isu-isu perlindungan lingkungan telah berjalan lama, kebijakan pada masa pemerintahan Joe Biden dalam menanggapi isu perubahan iklim, AIT mencari program sebagai solusi untuk isu ini dengan segala daya upaya menghadapi tantangan perubahan iklim.