(Taiwan, ROC) - Yuan Legislatif hari Senin, 19 April, meloloskan pembacaan pertama untuk rancangan perjanjian kooperasi hukum pidana bilateral antara Taiwan dan Belize.
Wakil Menteri Luar Negeri Tien Chung-kwang (田中光) yang hadir untuk menyampaikan klarifikasi, menitikberatkan makna mendalam dari kerja sama tersebut dan menyampaikan sikap optimistis bahwa perjanjian tersebut akan membantu Taiwan berpartisipasi dalam pemberantasan kejahatan antar kawasan.
Menurut Tien, setelah perjanjian tersebut sepenuhnya disetujui dan diberlakukan, kooperasi untuk saling membantu akan segera dijalin antar lembaga berwenang dalam bidang pemeriksaan, penuntutan, peradilan dan pencegahan kejahatan pidana, termasuk kerja sama pertukaran informasi siber.
Dalam persidangan yang sama, Wakil Menteri Kehakiman Tsai Pi-chung (蔡碧仲) yang juga turut hadir menerangkan bahwa rancangan perjanjian dengan Belize akan menjadi perjanjian kooperasi hukum pidana bilateral ketujuh yang ditandatangani Taiwan dengan negara lain. Sebelumnya, perjanjian yang sama telah diteken dengan Amerika Serikat, Daratan Tiongkok, Filipina, Afrika Selatan, Polandia dan Nauru.
Tsai merasa yakin, kerja sama pemberantasan kejahatan ini akan meningkatkan kinerja kooperasi hukum pidana Taiwan-Belize, juga akan menampilkan tekad Taiwan meneruskan penjalinan kerja sama judisial dalam masyarakat internasional.