History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Banjir Bandang NTT Setidaknya Menelan 75 Korban Jiwa

  • 05 April, 2021
  • 曾秀情
Banjir Bandang NTT Setidaknya Menelan 75 Korban Jiwa
Bencana Banjir di NTT Indonesia

(Taiwan, ROC) -- Bencana banjir Bandang dan tanah longsor menyerang Nusa Tenggara Timur (NTT) Indonesia pada hari Senin (5 april), pejabat setempat menyampaikan setidaknya 75 orang lebih korban tewas dan puluhan orang tidak diketahui keberadaannya.

Hujan dengan intensitas lebat yang mengakibatkan bencana banjir memporakporandakan Pulau Flores Indonesia hingga ke Timur Leste, ribuan orang dievakuasikan.

Banjir yang dikuti dengan tanah lonsor menyebabkan bendungan meluap dan membanjiri ribuan rumah penduduk, Anggota Penyelamat Bencana mengalami kesulitan untuk memberikan pertolongan bagi korban yang terjebak banjir.

Juru Bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Raditya Djati ketika menerima wawancara dari MetroTV mengemukakan, “Sudah ada 55 korban jiwa, tetapi jumlahnya masih akan berubah, ada sekitar 42 orang yang tidak diketahui keberadaannya.”

Sementara untuk Timur Leste, pejabat setempat menyampaikan, setidaknya ada 21 korban jiwa. Jumlah korban paling banyak akibat bencana banjir di Timur Leste adala di ibukotanya yaitu Dili.

Berita AFP melaporkan, rumah, jembatan dan jalan di Flores Timur ditutupi dengan lumpur, belum lagi hujan deras dan gelombang angin yang besar sehingga menimbulkan kesulitan bagi tim penolong untuk dapat tiba di lokasi bencana.

Raditya Djati mengatakan, “Cuaca ekstrem dan lumpur menjadi tantangan besar, belum lagi tumpukan puing bangunan yang menghambat kerja tim penolong.”

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Flores Timur, Alfons Hada Bethan mengatakan, “Kami menduga banyak korban yang terkubur di dalam tanah, tetapi masih belum jelas berapa banyak orang yang hilang.”

Komentar

Terbarumore