(Taiwan, ROC) -- Terkait laporan media mengenai persiapan penerbitan kembali pedoman hubungan pertukaran dengan Taiwan oleh Pemerintah Joe Biden Amerika Serikat, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Joanne Ou hari Kamis (1/4) menyampaikan, telah melihat laporan media terkait dengan pemerintahan Biden akan mencabut larangan-larangan yang membatasi pertukaran dengan Taiwan, sebenarnya Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken dalam rapat penunjukkan Senat Federal pada Januari lalu telah dengan jelas mengemukakan bahwa Amerika Serikat akan melakukan peninjauan terkait hubungan pertukaran dengan Taiwan berdasarkan“Taiwan Assurance Act”.
Joanne Ou mengemukakan, memperkokoh dan meningkatkan hubungan Amerika Serikat dan Taiwan merupakan target yang diupayakan jangka panjang oleh pemerintah, semakin erat dan akrabnya hubungan kerja sama terlihat pada beberapa tahun terakhir ini, selanjutnya juga masih akan terus memperhatikan kebijakan yang berkaitan dengan Taiwan yang dicanangkan oleh pemerintah Biden.
Joanne Ou mengatakan, “Pemerintah Taiwan akan terus bersikap pragmatis, menjunjung tinggi prinsip saling percaya, saling menguntungkan, terus berkomunikasi, mempererat kerja sama, selangkah demi selangkah memperdalam dan memperkokoh kemitraan Taiwan dan Amerika Serikat dalam berbagai bidang.”
Mengenai wartawan BBC untuk Daratan Tiongkok John Sudworth yang datang ke Taiwan, Joanne Ou mengemukakan, Taiwan adalah negara demokrasi. Menjamin dan menjunjung tinggi nilai-nilai universal seperti kebebasan pers, kebebasan wawancara dan hak asasi manusia, untuk itu menyambut media internasional untuk meliput atau ditempatkan di Taiwan, merasakan kebebasan berpendapat di Taiwan, “Di sini merupakan lingkungan yang sangat aman, bebas dan transparan.”
Joanne Ou menyampaikan, saat ini ada 126 personil dari 72 media internasional yang diutus ke Taiwan, sejak 2020 hingga sekarang terdapat penambahan baru 21 media terdiri dari 39 wartawan, “kebanyakan adalah yang sebelumnya ditempatkan di Daratan Tiongkok dan Hongkong, sekarang dialihkan ke Taiwan”, hal ini membuktikan bahwa Taiwan adalah mercu suar kebebasan demokrasi.