History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Ancaman Militer RRT Terhadap Taiwan, MND : Memperkuat Pelatihan Tentara Nasional

  • 09 March, 2021
  • 尤繼富
Ancaman Militer RRT Terhadap Taiwan, MND : Memperkuat Pelatihan Tentara Nasional
Ancaman Militer RRT Terhadap Taiwan, MND : Memperkuat Pelatihan Tentara Nasional

(Taiwan, ROC) --- Baru-baru ini, dalam sebuah konferensi pers Menteri Luar Negeri Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Wang Yi (王毅) melontarkan pernyataan, bahwasanya reunifikasi lintas selat menjadi hal yang tidak dapat dihindari lagi. Juru bicara Kementerian Luar Negeri RRT juga menyampaikan, pihak nya tidak akan menyerah untuk mereunifikasi Taiwan dengan menggunakan kekuatan militer.

Menanggapi hal di atas, Menteri Pertahanan Nasional ROC, Chiu Kuo-cheng (邱國正) menyampaikan, RRT tidak pernah berhenti membuat pernyataan serupa. Kementerian Pertahanan Nasional (MND) akan terus memperkuat persiapan dan pertahanan militer mereka.

Chiu Kuo-cheng mengatakan, “Slogan RRT untuk mereunifikasi dengan menggunakan kekuatan militer tidak pernah berhenti. Mereka juga tidak pernah menyerah untuk menyerang Taiwan dengan mengancam menggunakan senjata militer. Menanggapi hal tersebut, tentara nasional akan memperkuat persiapan militer mereka. Kita tidak bias menebak apa yang tengah disusun oleh pihak musuh, tetapi kita bias memprediksi kemungkinan dan meresponnya dengan cepat. Saya rasa inilah yang harus diperhatikan oleh tentara nasional kita. Saya akan bekerja keras, serta memimpin tentara nasional untuk terus melanjutkan perjuangan ini.”

Chiu Kuo-cheng kembali menerangkan, tingkat pertahanan yang tidak sebanding dengan kekuatan musuh akan dipusatkan dengan meningkatkan kemampuan memahami kelebihan dan kekurangan pihak lawan. Jika jumlah pasukan tidak mencukupi, maka akan meningkatkan daya tembak, baru kemudian membahas strategi penempatan dan penyebaran pasukan.

Saat ditanya perihal penyebaran informasi palsu, Chiu Kuo-cheng menegaskan, hal pertama yang harus diperhatikan adalah memastikan bahwa sumber informasi palsu bukan berasal dari kita sendiri. Kemudian menerapkan langkah pragmatis, untuk menghindari terjadinya penyebaran informasi palsu, yang dicemaskan akan menyebabkan kebingungan di tengah masyarakat.

Komentar

Terbarumore