(Taiwan, ROC) - Persetujuan Walikota Taipei Ko Wen-je (柯文哲) dari partai Taiwan People’s Party (TPP) untuk menghadiri forum "Prospek Taiwan 2030" yang digelar oleh partai Kuomintang (KMT) tidak menandakan ada rencana kerja sama politik antara kedua partai, demikian ditegaskan Ketua Komite Kebudayaan dan Komunikasi KMT Wang Yu-min (王育敏) pada hari Senin, 22 Februari.
Menurut Wang, untuk forum babak kedua bertema "Masa Depan untuk Yang Tak Mampu Hidup," selain mengundang Ketua TPP Ko Wen-je, KMT juga mengundang dua legislator dari partai New Power Party (NPP), yakni Chen Jiao-hua (陳椒華) yang merangkap Ketua NPP dan kepala fraksi legislatif NPP Chiu Hsien-chih (邱顯智), tapi Chen dan Chiu berhalangan hadir.
Dalam forum kali ini akan dibahas berbagai format kooperasi antar partai, lanjut Wang, tapi isu kerja sama parpol dalam pemilu tidak didaftarkan sebagai topik yang akan dibicarakan.
Wang Yu-min mengatakan, "Untuk kerja sama dalam forum kali ini, hanya akan diadakan interaksi sederhana atas isu-isu seperti kerja sama pemantauan pemerintah. Kami sebenarnya tidak meniadakan kemungkinan bekerja sama dalam format apapun, tapi perihal isu pemilu, forum ini bukan kerja sama parpol."
Sementara itu, juru bicara TPP Tsai Chun-wei (蔡峻維) berusaha mengoreksi laporan media yang menyebut rencana kehadiran Walikota Ko di forum KMT sebagai "Kerja Sama Biru dan Putih." Menurut Tsai, tujuan Ko adalah berbagi pengalaman administrasi kota, tapi tidak menutup semua kemungkinan kooperasi.
Tsai Chun-wei mengatakan, "TPP adalah sebuah partai baru. Kami selalu tidak menetapkan batas dalam topik yang bisa dibicarakan. Kami tidak akan bilang bahwa kami akan bekerja sama dengan partai ini dan tidak akan bekerja sama dengan partai itu."
Menurut Tsai, TPP berpegang pada pendirian bahwa kerja sama rakyat barulah fondasi untuk mencapai pertumbuhan dan kemajuan negara.