(Taiwan, ROC) – Setiap memasuki Tahun Baru Imlek, banyak kuil dan kelenteng yang akan melakukan tradisi mengambil secara acak nomor petunjuk dari Sanghyang Dewa berkenaan dengan nasib negara satu tahun ke depannya. Salah satu yang paling menarik perhatian masyarakat umum adalah Nankunshen Daitian Temple di Beimen Tainan, tepat di hari pertama Tahun Baru Imlek, yang jatuh pada hari Jumat tanggal 12 Februari kemarin, petunjuk yang biasanya ditulis dalam bentuk puisi kuno Mandarin berbunyi “Mengapa Anda hendak bertanya akan jejak sang suci, ada kebaikan dalam hati yang telah diketahui, saat ini malah telah hendak melihat keadaan pertengahan bulan, keburukan akan berakhir dan menjadi keindahan”. Petunjuk ini dikategorikan sebagai petunjuk berlevel menengah ke atas.
Berkenaan dengan hal ini, Juru Bicara Istana Kepresidenan, Xavier Chang menyampaikan bahwa Taiwan yang berazaskan demokrasi, dengan petunjuk yang berbeda dari kuil atau kelenteng yang berbeda, justru menunjukkan keragaman dalam kehidupan tradisi masyarakat Taiwan. Hal ini ibarat pepatah kuno Taiwan, “Adalah Dewa, juga adalah manusia”, nasib sebuah negara ditentukan oleh persatuan kekuatan seluruh warga masyarakat yang ada.
Xavier Chang menjelaskan jika seluruh anggota kabinet yang berada di bawah kepemimpinan Presiden Tsai Ing-wen, akan tetap bekerja keras dan tidak pernah longgar dalam menjalankan tugas negara, meskipun petunjuk kuil berarti baik ataupun tidak baik. Dengan mengambil contoh tahun lalu, dimana tidak ada satu petunjuk apapun yang dapat diberikan untuk negara, namun kenyataan membuktikan jika dengan kemantapan hati dan kebulatan tekad dari seluruh masyarakat Taiwan, bersama bergandengan tangan memberantas pukulan pandemi, maka akan mampu menjadi secercah harapan bagi dunia internasional dalam menangani pandemi COVID-19.
Xavier Chang menegaskan seiring dengan pidato harapan Presiden Tsai Ing-wen dalam menyambut datangnya Tahun Baru Imlek, seluruh warga masyarakat telah saling bahu membahu melewati tahun tikus yang penuh dengan tantangan, berharap seluruh masyarakat Taiwan akan tetap melanjutkan apa yang telah dilakukan selama ini, bersama bersatu padu, membentuk kekuatan besar agar bisa melawan serangan pandemi ini. Selain itu tidak lupa juga berharap perekonomian Taiwan dapat terus maju, kesejahteraan seluruh warga dapat tercapai dan kehidupan sosial masyarakat dapat semakin baik.