(Taiwan, ROC) - Terus berlanjutnya provokasi Tiongkok terhadap Taiwan melalui berbagai cara, antara lain masuknya pesawat tempur Tiongkok ke zona identifikasi pertahanan udara (ADIZ) Taiwan, ditargetkan mengetes sikap Amerika Serikat, maka Taiwan berharap Washington bisa mengambil tindakan lebih besar untuk melindungi perdamaian di Selat Taiwan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Yuan Legislatif Yu Shyi-kun (游錫堃) saat memimpin sidang kompromi antar partai politik pada hari Senin, 25 Januari, merespons laporan adanya sejumlah 15 pesawat tempur Tiongkok yang kembali memasuki ADIZ Taiwan pada hari Minggu, mencatat rekor jumlah pesawat tempur terbanyak dari Tiongkok pada tahun ini yang memasuki ADIZ Taiwan dalam satu hari.
Yu Shyi-kun mengatakan, “Sejumlah provokasi ini, tampak jelas bertujuan mengetes sikap Amerika Serikat. Untuk itu, di satu pihak kami menyerukan Tiongkok mempertahankan sikap rasional, di pihak lain berterima kasih atas keprihatinan Amerika pada keamanan Taiwan, juga mengimbau Washington seharusnya mengambil tindakan lebih besar untuk mencegah tindakan provokatif tersebut.”
Sekedar informasi, atas isu yang sama, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat telah merilis pernyataan, menegaskan akan terus mempererat hubungan dengan Taiwan sambil mengimbau Tiongkok menghentikan provokasi untuk memberi tekanan pada Taiwan.