History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

10.000 Orang Saksikan Ritual Pembakaran "Perahu Raja" di Pantai Kaohsiung

  • 18 January, 2021
  • 陳志勇
10.000 Orang Saksikan Ritual Pembakaran
10.000 Orang Saksikan Ritual Pembakaran

(Taiwan, ROC) - Sekitar 10.000 orang berkumpul di pantai Distrik Qieding di Kaohsiung pada hari Minggu pagi untuk menyaksikan pembakaran “Perahu Raja” dalam sebuah ritual keagamaan lokal, yang diadakan oleh Kuil Wanfu (萬福宮) setempat untuk memohon perlindungan bagi masyarakat, khususnya kaum nelayan.

Kuil Wanfu pertama kali mengadakan ritual pembakaran “Perahu Raja” pada tahun 1960. Hingga kini, acara tersebut sudah pernah diselenggarakan sebanyak delapan kali, setiap kali dengan persetujuan para “Wangye” yang diperoleh dengan melemparkan balok ramalan.

Tapi 18 tahun telah berlalu sejak kuil yang menyembah lima “Wangye” ini terakhir kali membangun Perahu Raja. Kali ini, pembakaran dilakukan dengan menempatkan “Dewa Wabah” di atas setumpuk “uang spirit” di atas kapal, menyimbolkan harapan pengusiran pandemi dan perlindungan keselamatan.

Pada hari Minggu, ribuan jamaah mulai berkumpul di Kuil Wanfu sebelum fajar untuk mempersiapkan keberangkatan “Perahu Raja.” Kapal dengan panjang 61,3 kaki dan lebar 14,8 kaki, yang menelan biaya NT $ 5 juta (US $ 178.000) untuk dibangun ini, kemudian didorong ke pantai Qieding sekitar satu kilometer dari kuil, ditempatkan di atas tumpukan besar uang spirit, lukisan dan persembahan tradisional lain dari para pemuja, kemudian dibakar pada pukul 10:20.

Ritual rakyat ini sangat populer di sepanjang pantai barat daya Taiwan, dan merupakan acara penting bagi penduduk Qieding serta nelayan setempat. Para nelayan percaya bahwa “Wangye” akan melindungi mereka ketika melaut.

Komentar

Terbarumore