History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

MAC: Taiwan Tolak Prinsip “Satu Negara Dua Sistem” yang Diajukan oleh Dewan Urusan Taiwan

  • 02 January, 2021
  • 譚雲福
MAC: Taiwan Tolak Prinsip “Satu Negara Dua Sistem” yang Diajukan oleh Dewan Urusan Taiwan
MAC: Taiwan Tolak Prinsip “Satu Negara Dua Sistem” yang Diajukan oleh Dewan Urusan Taiwan

        (Taiwan, ROC) – Kantor Urusan Taiwan Dewan Negara Republik Rakyat Tiongkok beberapa waktu sebelumnya, melalui pidato kenegaraan dalam rangka menyambut datangnya tahun baru, kembali menitikberatkan kepada hal “Pengusungan lebih lanjut proses reunifikasi”, “Reunifikasi tidak dapat berbelok arah” dan sebagainya. Dewan Urusan Daratan Tiongkok atau MAC pada hari Jumat malam tanggal 1 Januari menyampaikan bahwa masyarakat Taiwan menolak secara tegas berbagai bentuk tawaran dari pihak Daratan Tiongkok yang mengandung prinsip “Satu Negara Dua Sistem”, dan berharap pihak Daratan Tiongkok dapat secara rasional melihat kenyataan yang ada.

        Kepala Kantor Urusan Taiwan Liu Jie-yi dan Kepala Yayasan Hubungan Antar Selat Chang Chih-chun pada hari pertama tahun 2021, secara bersamaan menyampaikan pidato tahun baru, yang mana sekaligus menjelaskan bahwa pihak Daratan Tiongkok pada tahun 2021 akan mengusung perkembangan perdamaian dalam hubungan antar selat, perkembangan yang selaras, juga tidak lupa menitikberatkan kepada “Pengusungan lebih lanjut proses reunifikasi”, “Reunifikasi tidak dapat berbelok arah”.

        Pihak MAC sendiri melalui surat tertulis resminya telah memberikan pandangannya, dimana menjelaskan jika pihaknya telah mengikuti kondisi yang tengah dilakukan oleh pihak Beijing yang tengah melakukan promosi secara sepihak berkenaan dengan program politik yang akan digunakan dalam menghadapi Taiwan, selain itu juga tidak hentinya menggunakan jalan diplomati dan kekuatan militer untuk memberikan ancaman serta tekanan, melakukan pemecahan dalam kehidupan sosial masyarakat melalui jalan diferensiasi osmosis, sehingga menciptakan perseturuan antar ke dua belah pihak.

        Pihak MAC menegaskan bahwa “Republik Tiongkok adalah sebuah negara yang berdaulat, Taiwan sedari awal bukanlah bagian dari Republik Rakyat Tiongkok”. Masyarakat Taiwan bersiteguh menolak berbagai langkah yang tidak damai, tindakan yang tidak sesuai dengan paham demokrasi, bahkan secara tegas menolak prinsip “Satu negara dua sistem” yang diajukan oleh pihak Daratan Tiongkok, dan berharap pihak Daratan Tiongkok dapat benar-benar memahami dan meiilhat secara rasional akan kenyataan yang ada di lapangan.

        Pihak MAC menyebutkan bahwa pemerintah Taiwan akan tetap bersikap memastikan keberlangsungan program perdamaian yang stabil dalam menjalin hubungan di selat Taiwan, seperti yang selama ini tengah dilakukan. Presiden Tsai Ing-wen dalam kata sambutan di hari pertama tahun baru 2021, kembali menegaskan jika pihak Beijing hendak memperbaiki hubungan antar selat, maka dalam kondisi saling menjunjung tinggi antar sesama, tentu akan dapat menghasilkan sebuah diskusi komunikasi yang berarti. Selain itu juga sekaligus mengajukan jika usai masa pandemi berlalu dan terkontrol, diharapkan berbagai interaksi antar masyarakat kedua belah pihak dapat kembali berjalan sebagaimana mestinya, sehingga mampu menambah pemahaman antar selat.

        Pihak MAC juga menjelaskan kelak di kedepannya, dalam menghadapi tren perkembangan yang ada, pihak MAC akan terus mengikuti strategi yang diberikan oleh Presiden Tsai Ing-wen dalam menghadapi masalah hubungan antar selat dan menyelesaikan persoalan yang terjadi antar selat. Selain itu MAC juga mengimbau pihak Daratan Tiongkok dapat menyingkirkan berbagai pandangan yang menyesatkan, khususnya yang dapat memperburuk kondisi hubungan antar selat, termasuk salah praduga, agar semua pihak baru benar-benar dapat memastikan berjalannya perkembangan kawasan yang stabil di selat Taiwan.

Komentar

Terbarumore