History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Polemik Impor Daging Babi Ractopamine AS, PM: Anggota Partai Berkuasa harus Bersatu

  • 22 December, 2020
  • 尤繼富
Polemik Impor Daging Babi Ractopamine AS, PM: Anggota Partai Berkuasa harus Bersatu
Polemik Impor Daging Babi Ractopamine AS, PM: Anggota Partai Berkuasa harus Bersatu

(Taiwan, ROC) --- Kebijakan Yuan Eksekutif perihal perizinan daging babi ractopamine Amerika Serikat akan disahkan melalui keputusan Yuan Legislatif pada tanggal 24 Desember 2020 mendatang.

Yuan Eksekutif juga telah meminta seluruh politisi Partai Progresif Demokratik (DPP) untuk membuat resolusi bulat, guna mendukung kebijakan pemerintah tersebut.

Pada tanggal 22 Desember 2020, Perdana Menteri Su Tseng-chang (蘇貞昌) sekali lagi membagikan pengalaman serupa dalam melegalkan "RUU Pernikahan Sesama Jenis" yang digelar sebelumnya. Beliau meminta kepada seluruh anggota legislator Partai DPP untuk merapatkan barisan dan menyerukan suara yang sama, guna meloloskan kebijakan perizinan impor daging babi ractopamine AS.

Yuan Legislatif akan menggelar pemungutan suara terhadap 11 perintah administratif Yuan Eksekutif pada tanggal 24 Desember 2020 mendatang, dan salah satunya adalah kebijakan impor daging babi ractopamine AS.

Pada tanggal 21 Desember 2020, Yuan Eksekutif juga telah meminta kepada politisi Partai DPP untuk melapor kepada Komite Koordinasi Eksekutif dan Legislatif. Dalam rapat tersebut, anggota Partai DPP sepakat untuk memberikan persetujuan mereka terhadap kebijakan Yuan Eksekutif.

PM Su Tseng-chang juga mencontohkan prosedur serupa yang pernah diajukan saat hendak melegalkan UU Pernikahan Sesama Jenis. Menilik dari contoh sebelumnya, diharapkan seluruh politisi Partai DPP dapat kembali menyetujui kebijakan administratif Yuan Eksekutif.

Su Tseng-chang mengatakan, "Sebelum UU disahkan, pasti akan mendatangkan pendapat yang berbeda, ini adalah hal yang wajar. Namun demikian, seluruh anggota legislator diharapkan memiliki pandangan yang sama dan bersatu untuk mengesahkan RUU tersebut. Setelah kita mengesahkan kebijakan tersebut, maka akan membuat masyarakat melihat bahwa kita berada di jalan yang benar. Seluruh warga akan menerima bahwa kita telah bekerja maksimal bagi mereka dan Taiwan."

Dalam situs resminya, Kantor Perwakilan AS di Taiwan (AIT) juga telah menerbitkan data statistik perihal perdagangan dan pertanian antar kedua negara. AIT juga menekankan bahwa produk makanan yang mereka hasilkan memiliki taraf keamanan yang tinggi, baik untuk kawasan AS maupun dunia.

AIT juga menyesalkan bahwa isu impor daging babi AS dikaitkan dengan kepentingan politik tertentu.

Menanggapi pernyataan AIT tersebut, PM Su Tseng-chang menegaskan kembali posisi pemerintah yang akan secara ketat mengawasi seluruh proses impor daging babi AS.

Komentar

Terbarumore