(Taiwan, ROC) Sekjen Asosiasi Hubungan Taiwan-Jepang, Kuo Chung-shi (郭仲熙) pada hari Kamis ini (3/12) mengatakan, mendapat pengaruh pandemi, menyebabkan forum pembahasan ekonomi Taiwan-Jepang agak terlambat, sementara ini telah menjadwalkan akan dilaksanakan secara virtual, saat bersamaan pihak Jepang merencanakan pertemuan akan dilangsungkan pada bulan April, jika pertemuan ekonomi Taiwan-Jepang berjalan sebelum akhir bulan Maret maka masih sesuai dengan rencana dari pihak Jepang.
Taiwan mengharapkan dapat bergabung dalam Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik (CPTPP), berkaitan dengan diloloskannya referendum larangan produk makanan Jepang Nopember 2018 dengan batasan waktu selama 2 tahun, kini telah berakhir, banyak pakar mengemukakan, Jepang menjadi Negara dominan dalam keanggotaan CPTPP, maka Taiwan seharusnya meniadakan hambatan perdagangan ini.
11 Maret 2011 terjadi kebocoran nuklir di Fukushima, kemudian 25 Maret tahun yang sama memberlakukan larangan produk makanan yang diproduksi dari 5 Prefektur Jepang diantaranya Fukushima, Ibaraki, Tochigi, Gunma dan Chiba, dalam ketentuan menerapkan larangan produk makanan produksi dari lokasi tersebut selama 2 tahun, masa berlaku referendum berakhir hingga bulan Desember.
Sekjen Guo menjelaskan bahwa pemerintah Jepang sangat memperhatikan isu terkait dengan 5 perfektur Jepang yang mendapat larangan impor produk makanan ke Taiwan, sementara pihak Taiwan dalam kondisi tetap mengutamakan kesehatan masyarakat sendiri, maka akan mempelajari cakupan standar internasional dan analisa ilmiah, akan mempertimbangkan cara yang diadopsi oleh negara maju seperti Eropa-Amerika. Kemenlu menghargai putusan dari pihak yang berwewenang dan tetap akan memonitor perkembangan ini.
Pada tahun ini pertemuan annual belum berjalan, Guo menerangkan, akibat pandemi sehingga jadwal pertemuan agak terlambat, sementara ini sudah diagendakan pertemuan virtual, saat bersamaan akan dihadiri banyak peserta, perlu ada pembagian kelompok atau pertemuan terbagi beberapa hari. Pertemuan forum ekonomi perdagangan Taiwan-Jepang yang berjalan sejak 1975, setiap tahun diadakan secara bergilir di Taipei dan Tokyo, berlangsung pada sekitar bulan Oktober atau Nopember.
Sekjen Guo menambahkan, asosiasi hubungan Taiwan-Jepang sedang mempelajari serangkaian kegiatan pertukaran dengan Jepang, berkoordinasi meluncurkan konsolidasi tahun persahabatan Taiwan-Jepang 2021.