(Taiwan, ROC) Kepala Representatif Kantor Perwakilan Republik Tiongkok di AS, Hsiao Bii-khim (蕭美琴) menyampaikan, pemerintah Taiwan dalam masa jangka panjang membina persahabatan dengan parpol AS baik partai Republik maupun partai Demokrat, kedua parpol AS sangat mendukung Taiwan, mengharap di masa mendatang membina kepercayaan yang tinggi, saling berbagi kemakmuran serta membangun hubungan yang semakin akrab.
Hsiao Bii-khim kemarin(12/11) merespons wawancara media, berkaitan dengan kondisi hubungan Taiwan dengan parpol Demokrat AS dengan Presiden AS terpilih, Joe Biden. Hsiao menjelaskan dalam jangka waktu puluhan tahun Taiwan membina persahabatan dengan kedua parpol AS dan hubungan terjalin dengan akrab.
Hsiao mengatakan, di satu sisi, Taiwan yang menjunjung tinggi kebebasan demokrasi, bersama AS membagi nilai ini, selain itu tanpa membedakan parpol AS, Taiwan juga berbagi kesuksesan dalam penanggulangan pandemi COVID-19 tahun ini dan mendapat dukungan besar dari kedua parpol AS.
Hsiao mengatakan, selama pemilu AS berjalan, komunikasi dengan AS berjalan dengan lancar, juga mengharapkan di masa mendatang bersama AS membina kepercayaan yang tinggi, berbagi kemakmuran dan membangun hubungan bilateral yang semakin akrab.
Mengenai hubungan AS-RRT untuk 4 tahun mendatang, Hsiao menerangkan, ini akan menjadi permasalahan besar, dikarenakan situasi regional saat ini, tindakan provokasi dari pihak Daratan Tiongkok menimbulkan ketidaknyamanan bagi negara-negara di sekitarnya. Taiwan selaku pemangku kepentingan regional, turut mengemban tanggung jawab untuk menjaga stabilitás dan perdamaian regional, Hsiao mengharapkan dalam kondisi tetap mempertahankan stabilitas regional, melakukan pertukaran ekonomi dan sektor lainnya, bersama AS memperdalam kemitraan.
Mengenai ada warga Taiwan khawatir terpilihnya Joe Biden menjadi presiden AS, Hsiao menjawab, hubungan Taiwan-AS sangat penting, setiap warga memiliki pilihan idola masing-masing, warga Taiwan turut memperhatikan pemilu AS yang akbar.
Tetapi Hsiao menekankan, Taiwan membina hubungan baik dengan kedua parpol AS, kedua parpol selalu mendukung Taiwan, yakin dengan demokratisasi Taiwan, ketahanan ekonomi Taiwan dan kesuksesan Taiwan dalam penanggulangan pandemi COVID-19. Taiwan menjadi mitra baik bagi kedua parpol AS, jika melanjutkan perkembangan hubungan dengan AS maka pihaknya mengharapkan warga Taiwan tetap memberikan dukungan, agar Taiwan-AS tetap berlanjut melakukan kerjasama di sektor ekonomi, keamanan serta kerjasama dengan berbagai organisasi internasional dalam komunitas internasional.
Berkaitan dengan gedung putih yang akan menggelar dialog ekonomi Taiwan-AS pada tanggal 20 November mendatang, Hsiao merespons, untuk dialog kali ini mencakup topik yang mendapat sorotan dunia yakni dunia pada era pasca pandemi, telekomunikasi generasi ke-5 (5G), rantai industri, pasokan industri dan lainnya, baik Taiwan maupun AS sangat peduli dengan pemulihan global setelah pandemi. Dialog ini digelar dengan tujuan untuk membahas topik-topik yang mendapat perhatian dari parpol Republik dan parpol Demokrat, membahas peranan Taiwan-AS dalam lingkungan ekonomi global dan bagaimana membangun kerjasama di masa depan.
Mengenai penjualan senjata, Hsiao Bii-khim mengatakan, penjualan senjata AS untuk Taiwan berdasarkan pada permintaan kebutuhan militer Taiwan dan situasi selat Taiwan, agar Taiwan memiliki kekuatan militer yang memadai, ini menjadi konsep dan semangat yang dipegang telah berjalan selama puluhan tahun, baik parpol Republik maupun parpol Demokrat akan berpegang pada konsep ini dan menjual alutsista kepada Taiwan. Hingga saat ini, yang diketahui oleh Hsiao Bii-khim, kerjasama sektor pertahanan Taiwan-AS selalu mendapat dukungan dari berbagai pihak.