(Taiwan, ROC) Taiwan tidak mendapat undangan untuk menghadiri sidang WHA, tetapi mendapat banyak suara dukungan, sementara pada hari Kamis ini (12/11) dalam facebook resmi WHO asalkan ada komentar yang bertuliskan kata Taiwan maka akan diblokir, membuat netizen Taiwan menciptakan kreasi baru agar kata Taiwan bisa dimunculkan.
Sidang WHA akan berlangsung pada tanggal 9-14 November, saat bersamaan akan ditayangkan secara langsung melalui facebook resmi WHO. Kemudian didapati oleh banyak netizen bahwa dalam kolom komentar facebook WHO akan memblokir kata-kata seperti 「Taiwan」、「China」, termasuk untuk 「Taiwan Can Help」、「CHINA virus」, yang akan ditutupi dan tidak ditampilkan pada kolom komentar. Broadcaster milik Jerman, Deutsche Welle juga mendapati hal ini, selain tulisan Inggris, untuk karakter Mandarinpun juga tidak akan ditampilkan.
Untuk itu, beberapa netizen menggunakan cara lain dengan memasukkan huruf lebih yang unik atau simbol maupun pengejaan dan lainnya agar T@!wan c@n help bisa muncul pada kolom komentar.
Berkaitan dengan Taiwan yang mendapat tekanan dari WHO, Menlu Joseph Wu pada hari Kamis ini (12/11) saat diwawancarai menyampaikan, merasa sedih dan kesal atas cara yang dilakukan Sekretriat WHO, telah menyampaikan suara protes. Sementara Kepala Representatif Kantor Perwakilan Republik Tiongkok di AS, Hsiao Bii-khim dalam twitternya memberikan pesan bahwa jika WHO menggunakan cara untuk memblokir tulisan atau komentar yang berkaitan dengan Taiwan, ini menandakan facebook berkoordinasi dengan WHO menutupi kesuksesan Taiwan dalam penanggulangan pandemic COVID-19. Anggota kaukus legislator Chen Po-wei(陳柏惟) memberi kritikan, WHO tidak ada kebebasan berpendapat?
Selain itu, sumber dari seorang ahli mengemukakan, tindakan demikian nyata menutupi komentar tentang Taiwan, review konten yang jelas, dia menekankan, WHO mengontrol pengaturan laman fanspage facebook maka ini menunjukkan mekanisme tinjauan dibuat oleh WHO sendiri.