(Taiwan, ROC) – Perhitungan suara Pemilihan Umum Presiden AS masih berlangsung, menanggapi keraguan dari dunia luar jika Pemerintah Taiwan bertaruh pada Trump dari Partai Republik secara sepihak. Perdana Menteri Su Tseng-chang pada hari ini (6/11) mengemukakan, di bawah pemerintahan Presiden Tsai, hubungan antara AS-Taiwan maju pesat, dan Kongres AS telah berulang kali mengesahkan Undang-Undang Persahabatan dengan Taiwan. PM Su Tseng-chang menegaskan, pemerintah Taiwan menghormati hasil pemilihan politik demokratis di AS, serta memelihara interaksi yang baik dengan kedua partai AS. Presiden memiliki pemahaman yang baik tentang semua aspek situasi.
Pemilihan Presiden AS menemui jalan buntu, tidak mungkin untuk menentukan siapa pemenangnya sampai hasilnya telah ditetapkan. Namun, banyak orang yang merasa bahwa taruhan sepihak pemerintah Tsai pada Trump dari Partai Republik, mungkin telah salah.
Berhubungan dengan hal tersebut, PM Su Tseng-chang dalam wawancara sebelum Rapat Interpelasi Yuan Legislatif pada tanggal 6 November, menyatakan, di bawah kepemimpinan Presiden Tsai Ing-wen, hubungan AS-Taiwan maju pesat. Semua orang dapat melihat, jika banyak tindakan AS kepada Taiwan jauh lebih baik daripada sebelumnya, Kongres AS juga telah berulang kali mengesahkan Undang-Undang Persahabatan dengan Taiwan. Pemerintahan Presiden Tsai telah melakukan pekerjaan yang baik terhadap hubungan AS-Taiwan, kami juga menghormati dan menjaga interaksi yang erat dengan kedua partai dalam demokrasi AS, serta menghormati hasil pemilu AS, dan juga percaya bahwa Presiden Tsai telah mengontrol situasi semua pihak. PM Su Tseng-chang mengatakan: “Kami menghormati hasil pemilihan politik demokratis di Amerika Serikat, kami juga akan menjaga interaksi yang baik dengan mereka. Presiden memiliki pemahaman yang baik tentang semua aspek situasi, dengan mengadakan pertemuan keamanan nasional, dan pada pertemuan tersebut, akan mengkonsolidasikan persiapan, dan cara penangganan lainnya dalam segala situasi yang mungkin saja terjadi. ”
Selain itu, Kementerian Luar Negeri baru-baru ini menyatakan, bahwa ada 25 Negara di Eropa, serta sebanyak 644 anggota Parlemen dan Parlemen Eropa bersama-sama mengirimkan surat kepada Sekjen Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, guna mendukung partisipasi Taiwan pada Majelis Kesehatan Dunia (World Health Assembly, WHA) bulan November. Menteri MOHW, Chen Shih-chung dalam sebuah wawancara di Yuan Legislatif membeberkan, banyak anggota kongres dari banyak negara telah menyatakan dukungannya untuk Taiwan, tetapi apakah Taiwan memiliki kesempatan untuk menghadiri WHA, masih perlu melihat kondisi lebih lanjut.