History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

MOFA: Siapapun Yang Menang Pemilu AS, Akan Mendukung Demokrasi Taiwan

  • 05 November, 2020
  • 鄭蕙玲
MOFA: Siapapun Yang Menang Pemilu AS, Akan Mendukung Demokrasi Taiwan
Jubir MOFA Joanne Ou

(Taiwan, ROC) Perhitungan suara pemilu AS berakhir pada hari ini, namun kondisi ini belum jelas, ada kemungkinan akan ditindaklanjuti dengan jalur hukum; Juru Bicara MOFA (Kemenlu) Joanne Ou pada hari Kamis ini (5/11) saat diinterview media menjelaskan, pemerintah kami akan terus memonitor perkembangan ini mencakup situasi perkembangan untuk perhitungan suara masing-masing untuk negara bagian. Joanne Ou mengemukakan, pihak kami mengetahui dikarenakan dampak pandemi COVID-19, sebagian besar warga AS memilih voting via pos, mengakibatkan perhitungan surat suara AS kali ini menjadi lebih lamban, tetapi pihak kami yakin dengan demokrasi AS.

Jubir MOFA Joanne Ou mengatakan, “Pihak kami percaya dan yakin dengan sistem demokrasi AS, dikarenakan perjalanan demokrasi Taiwan sendiri juga banyak belajar dari AS, kami sangat yakin untuk proses perhitungan suara pemilu AS akan berjalan dengan sukses.”

Joanne Ou menekankan, pemerintah kami dengan kedua partai politik AS selalu menjalin hubungan baik, kedua parpol AS sangat mendukung demokrasi Taiwan, isu Taiwan selalu diperhatikan oleh AS, maka dari itu, MOFA berpegang pada asas fondasi baik ini akan melanjutkan pembinaan hubungan berbagai aspek pertukaran dan kerjasama dengan AS.

Media melaporkan Presiden Tsai Ing-wen pada tanggal 4 November lalu bertemu dengan PM Su Tseng-chang dan diplomat Dewan Keamanan Nasional melangsungkan pertemuan, untuk membahas tanggapan terhadap perubahan situasi dalam hasil pemilu AS. Terhadap laporan ini, juru bicara Istana Kepresidenan Chang Tun-han(張惇涵) menyampaikan ada banyak kebohongan, ia menekankan, meskipun banyak situasi internasional mengalami perubahan, tetapi pemerintah yakin dan mempertegas sikap membela kepentingan Taiwan sebagai sasaran yang paling utama.

Berkaitan dengan perkembangan situasi pemilu AS, Chang menegaskan, Istana Kepresidenan dan satuan Dewan Keamanan Nasional terus memantau, kami tidak akan memberi komentar terhadap situasi politik dalam negeri orang lain, juga tidak menentukan sikap apapun, AS merupakan negara demokrasi, sistem ketatanegaraan yang lengkap yang dijunjung tinggi. Chang menekankan, apapun hasil pemilu, pemerintah akan terus mengupayakan mendapat dukungan dari parpol AS, untuk sementara ini dukungan AS terhadap Taiwan cukup stabil, di masa mendatang berdasarkan fondasi ini Taiwan terus berlanjut memperdalam pembinaan persahabatan dengan AS.

Juru bicara Yuan Eksekutif Ting Yi-ming (丁怡銘) pada hari ini juga menyampaikan, Taiwan-AS memiliki tujuan, nilai yang dianut yang sama, AS mendukung Taiwan, mendukung demokrasi menjadi opini utama AS. 

Ting menambahkan, pemilu AS memperlihatkan, berkaitan dengan perlakukan RRT terhadap Hongkong, tekanan terhadap Xinjiang, dampak pandemi COVID-19 di Wuhan, berbagai gerakan anti China mulai terbentuk, Taiwan Negara demokrasi, di masa mendatang pemerintah akan memperjuangkan dukungan AS, terus membina hubungan kerjasama baik di sektor keamanan, perekonomian dan HAM, berharap hubungan persahabatan ini akan terus terjalin.

Komentar

Terbarumore