(Taiwan, ROC) Berkecamuk pandemi COVID-19 di dunia mengakibatkan pariwisata internasional menjadi stagnan, tetapi Kemenlu dan Dewan Pengembangan Perdagangan Luar Negeri Taiwan (Taiwan External Trade. Development Council, TAITRA) berpandangan optimis setelah masa pandemi berakhir, maka pariwisata internasional akan pulih dan tumbuh kembali, kedua pihak pada hari Kamis ini (5/11) menggelar kegiatan promosi, mengundang perwakilan dari beberapa negara seperti Saint Christopher and Nevis, Haiti, Belize, dan Tuvalu, bahkan juga mempromosikan kepada warga Taiwan agar kedepannya dapat berwisata ke negara-negara sahabat guna mempromosikan diplomasi pariwisata.
Wakil Direktur Departemen Perekonomian Kemenlu Chiu Chen-yu(邱陳煜) mengatakan, “Tahun ini dikarenakan pandemi COVID-19 berimbas buruk terhadap perekonomian negara sahabat, jika pada saat ini ada pelaku agen perjalanan yang mengagendakan perjalanan ke negara sahabat, maka diyakini bisa memperlaju pemulihan ekonomi, memperakrab hubungan persahabatan antar kedua negara, atau dengan kata lain masyarakat Taiwan yang bepergian ke luar negeri sekaligus mengemban tugas diplomasi”.
Kegiatan promosi di atas, mengundang Youtuber travel untuk berbagi pengalaman petualangan mereka di Negara sahabat. Dalam pertemuan tersebut, Kemenlu dan TAITRA juga menjadi saksi penandatanganan nota kesepahaman(MoU) Taiwan Travel Quality Assurance Association dan Ditjen Pariwisata Palau, sebelumnya telah melakukan penandatanganan kerjasama saling berbagi pengalaman dan pertukaran sektor pariwisata dengan Saint Kitts and Nevis, Tuvalu, Belize, St. Vincent dan Nauru.