History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Menteri MND Mengecam Keras Aksi RRT yang Mengganggu Kawasan Selat Taiwan

  • 03 November, 2020
  • 尤繼富
Menteri MND Mengecam Keras Aksi RRT yang Mengganggu Kawasan Selat Taiwan
Menteri MND Mengecam Keras Aksi RRT yang Mengganggu Kawasan Selat Taiwan

(Taiwan, ROC) --- Pesawat militer RRT (Republik Rakyat Tiongkok) diberitakan kembali terbang melintasi Selat Taiwan. Aksi Negeri Tirai Bambu tersebut dilakukan di saat menjelang pelaksanaan pemilu Amerika Serikat yang akan berlangsung sebentar lagi.

Saat ditemui di Yuan Legislatif, Perdana Menteri Su Tseng-chang (蘇貞昌) menyampaikan, hubungan antar Taiwan dengan Amerika Serikat tetap akan terjalin erat, terlepas siapa yang akan memenangkan pemilu mendatang.

Jalinan persahabatan yang selama ini dijalin kedua negara memiliki peranan penting dan bagi Amerika Serikat, Taiwan merupakan salah satu mitra terpenting mereka.

Di samping itu, hubungan kerja sama kedua pihak juga terjalin kian kokoh di bawah pemerintahan Presiden Tsai In-wen. Peranan kedua negara juga sangat mengedepankan perdamaian dan stabilitas regional.

Perdana Menteri Su Tseng-chang menuturkan, intensitas pesawat militer RRT yang terbang di kawasan Laut Tiongkok Selatan kian terjadi belakangan ini. Aksi tersebut disinyalir akan mengganggu dan mempengaruhi stabilitas di kawasan tersebut.

Hal tersebut juga telah mendatangkan kritikan dari dunia internasional dan Amerika Serikat. Sebagai negara yang berada di garis terdepan dalam melindungi nilai demokrasi, pemerintah Taiwan akan berupaya semaksimal mungkin untuk menjaga kedaulatan nasional dan melindungi keamanan negara.

Taiwan juga akan terus menggelar kerja sama dengan AS dan negara- negara sehaluan, guna menjaga perdamaian kawasan dan melindungi keamanan negara.

Saat ditemui Menteri Pertahanan Nasional, Yen Teh-fa (嚴德發) menyampaikan, bahwa 8 pesawat RRT memasuki kawasan penerbangan barat daya pada tanggal 2 November 2020 kemarin.

Menilik data yang diterima oleh MND, pesawat asing kerap kali memasuki kawasan penerbangan barat daya dan Selat Taiwan untuk menggelar pelatihan.

Di samping itu, militer RRT juga sering menggelar pelatihan di sekitar perairan Selat Taiwan. Hal ini tidak hanya mengganggu, tetapi juga telah memperkecil cakupan kawasan penerbangan otoritas Taiwan.

Yen Teh-fa mengatakan, “Diharapkan otoritas RRT dapat berkontribusi bagi situasi keamanan regional dan berhenti menambah kebencian dari 23 juta warga di Taiwan.”

Yen Teh-fa menekankan, Partai Komunis RRT telah berulang kali mengganggu status quo keamanan dan stabilitas kawasan di Selat Taiwan. MND sekali lagi mengecam tindakan otoritas Negeri Tirai Bambu tersebut.

Komentar

Terbarumore