(Taiwan, ROC) - Duta besar baru untuk Republik Tiongkok dari Republik Nikaragua, Mirna Rivera, hari Senin, 26 Oktober, menyerahkan surat jabatan kepada Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) di Istana Presiden di Taipei.
Presiden Tsai selain menyambut hangat kedatangan Rivera, juga mengungkapkan rasa akbrab dalam hatinya setelah mengetahui bahwa Rivera adalah alumni dengan beasiswa dari Ming Chuan University di Taiwan, dan percaya bahwa Rivera akan menjadi jembatan bagi pertumbuhan hubungan bilateral kedua negara.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Program beasiswa yang dirancang oleh Taiwan, bertujuan membuat generasi muda dari negara sahabat bisa datang untuk belajar dan mengenal Taiwan, tidak hanya menjadi talenta penting di negaranya sendiri, juga bisa menjadi jembatan interaksi bilateral yang mengeratkan hubungan kedua pihak. Duta besar Mirna Rivera adalah contoh paling baik dari program kolaborasi ini, juga dipercaya bisa menjadi pendorong paling kuat bagi berbagai semua program kerja sama bilateral di masa depan.”
Mirna Rivera, sementara itu, selain menyampaikan salam dari Presiden Daniel Ortega dan Wakil Presiden Rosario Murillo, juga menegaskan kembali persahabatan kokoh antara rakyat dan pemerintah kedua negara, serta tekad Nikaragua untuk terus menguatkan hubungan tersebut.
Menurut Rivera, Nikaragua percaya bahwa pertumbuhan ekonomi, keadilan sosial dan kebijakan diplomasi berorientasi pada perdamaian, adalah syarat bagi dibangunnya suatu masyarakat yang bebas dan memiliki kesamaan hak serta suatu negara yang memiliki kedaulatan.
Dubes baru Nikaragua yang baru berusia 20-an tahun ini juga memuji Tsai sebagai seorang pemimpin negara dengan visi kepemimpinan yang luas, dan menggunakan bahasa Mandarin untuk berterima kasih atas pendidikan yang diterimanya saat kuliah di Taiwan.
Republik Nikaragua adalah salah satu dari sembilan negara di Amerika Latin dan Karibia yang menjalin hubungan diplomatik dengan Taiwan. Rivera resmi menjabat sebagai duta besar pada 14 Oktober setelah menyerahkan salinan surat kepercayaannya kepada Menteri Luar Negeri Joseph Wu (吳釗燮), mengambil alih jabatan dari William Manuel Tapia Aleman, yang meninggalkan Taiwan musim panas lalu setelah bertugas selama hampir 13 tahun di Taiwan.