History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pesawat Pemasok Taiwan Menyelesaikan Penerbangan ke Pratas Setelah Bermasalah dengan Hong Kong

  • 26 October, 2020
  • 陳志勇
Pesawat Pemasok Taiwan Menyelesaikan Penerbangan ke Pratas Setelah Bermasalah dengan Hong Kong
Pesawat pemasok Taiwan menyelesaikan perjalanan ke Pratas setelah bermasalah dengan Hong Kong

(Taiwan, ROC) - Sebuah pesawat sipil Taiwan yang dicarter oleh pihak militer berhasil menyelesaikan penerbangan ke Kepulauan Dongsha di Laut Tiongkok Selatan pada hari Senin, 26 Oktober, 11 hari setelah penerbangan yang dijadwalkan sebelumnya dihentikan oleh pengawas lalu lintas udara Hong Kong tanpa alasan yang jelas.

Pesawat UNI Air ATR72-600 yang mengangkut petugas penjaga pantai, personel taman nasional laut dan persediaan itu, berangkat dari Bandara Internasional Kaohsiung pada pukul 8:35 pagi, tutur pejabat Administrasi Pengawal Pantai (CGA) Lai Yu-chieh (賴育杰).

Pesawat kemudian mendarat di Kepulauan Dongsha, juga dikenal sebagai Kepulauan Pratas, pada pukul 9:44 pagi, dan kembali ke Kaohsiung pada pukul 11:39, lanjut Lai, yang menolak untuk mengatakan ada berapa banyak petugas di dalam pesawat atau apakah CGA telah berkomunikasi dengan Hong Kong sebelum penerbangan.

Pada 15 Oktober, pesawat yang sama diberitahu oleh pengawas lalu lintas udara Hong Kong untuk tidak memasuki wilayah udara di atas Kepulauan Dongsha karena "aktivitas berbahaya" sedang berlangsung di daerah tersebut. Pilot bertanya kapan "aktivitas berbahaya" akan berakhir, tetapi tidak mendapat tanggapan, maka akhirnya memutuskan untuk kembali ke Kaohsiung.

Kepulauan Dongsha, yang diadministrasi oleh Taiwan, tetapi juga diklaim oleh Tiongkok, terletak sekitar 310 kilometer tenggara Hong Kong dan berada dalam Wilayah Informasi Penerbangan (FIR).

Sudah menjadi praktik lama bagi pengawas lalu lintas udara Taiwan untuk memberitahu rekan-rekan mereka di Hong Kong setiap kali sebuah pesawat di FIR Taipei akan memasuki FIR Hong Kong dan berjarak sekitar 20-30 mil laut.

Jika ada bahaya di sepanjang rute, pengawas lalu lintas udara Hong Kong sebelumnya sudah harus mengeluarkan "Pemberitahuan kepada Penerbang", tetapi hari itu tidak ada pemberitahuan seperti itu yang diberikan, jelas Administrasi Penerbangan Sipil (CAA) Taiwan.

Setelah insiden tersebut, Menteri Pertahanan Yen De-fa (嚴德發) juga membuktikan bahwa Kementerian Pertahanan Nasional (MND) tidak menemukan adanya latihan militer Tiongkok yang dilakukan di wilayah tersebut pada saat itu, baik di udara maupun di laut.

Penerbangan rutin yang mengangkut petugas ke dan dari Kepulauan Dongsha dilakukan setiap Kamis dari Kota Kaohsiung dan biasanya memakan waktu sekitar 70 menit. Penerbangan hari Senin ini diadakan karena penerbangan rutin pada 22 Oktober tertunda akibat kondisi cuaca buruk.

Komentar

Terbarumore