History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

PM Su: Taiwan, HK seharusnya berdialog untuk menyelesaikan kasus pembunuhan Chan Tong-kai

  • 05 October, 2020
  • 陳志勇
PM Su: Taiwan, HK seharusnya berdialog untuk menyelesaikan kasus pembunuhan Chan Tong-kai
PM Su Tseng-chang: Taiwan, HK seharusnya berdialog untuk menyelesaikan kasus pembunuhan Chan Tong-kai

(Taiwan, ROC) - Pemerintah Taiwan dan Hong Kong seharusnya duduk bersama untuk berdialog dan mencari cara penyelesaian kasus pembunuhan warga Hong Kong Amber Poon Hiu-wing (潘曉穎) oleh teman prianya Chan Tong-kai (陳同佳) saat berlibur di Taiwan pada 17 Februari 2018.

Ditanya mengenai laporan media bahwa Chan berminat menyerahkan dirinya pada pihak Taiwan, Perdana Menteri Su Tseng-chang (蘇貞昌) hari Senin menerangkan pendirian Taiwan, yaitu pemerintah akan menangani kasus ini berdasarkan hukum dan tidak akan mengizinkan pelaku pembunuhan "datang dan pergi secara bebas" di Taiwan.

Perdana Menteri Su mengatakan, "Ini adalah kasus di mana orang Hong Kong dibunuh orang Hong Kong sendiri. Sekarang, pembunuh berada di Hong Kong, maka Hong Kong seharusnya menanganinya dengan baik. Kalau butuh informasi, Taiwan akan menyediakannya. Kalau ia hendak menyerahkan diri pada pihak Taiwan, pemerintah Hong Kong dan Taiwan boleh duduk bersama untuk membicarakannya. Kami tidak akan menoleransi pelaku pembunuhan untuk datang dan pergi secara bebas. Untuk itu, tidak ada perlunya bagi pemerintah Hong Kong untuk menolak menangani kasus ini, pemerintah Taiwan pasti akan menangani berdasarkan hukum."

Untuk diketahui, setelah membunuh Poon di Taiwan, Chan kabur kembali ke Hong Kong. Setelah itu, kasus pembunuhan Poon oleh Chan di Taiwan membangkitkan kontroversi besar, bahkan memicu ditetapkannya aksi protes anti UU Ekstradisi Hong Kong.

Chan yang tidak dapat disidangi di Hong Kong atas pembunuhan yang dilakukannya karena kekurangan bukti, belakangan kembali mengisyaratkan bahwa ia berencana menyerahkan diri kepada pihak Taiwan untuk bertanggung jawab atas pembunuhan yang dilakukannya.

Komentar

Terbarumore