History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

MOFA: Tidak Akui Pernyataan/Tindakan Yang Memengaruhi Kedaulatan Taiwan atas Pulau Diaoyu

  • 01 October, 2020
  • 鄭蕙玲
MOFA: Tidak Akui Pernyataan/Tindakan Yang Memengaruhi Kedaulatan Taiwan atas Pulau Diaoyu
MOFA: Tidak Akui Pernyataan/Tindakan Yang Memengaruhi Kedaulatan Taiwan atas Pulau Diaoyu

(Taiwan, ROC) Ishigaki Perfektur Okinawa Jepang pada hari Kamis ini (1/10) menyampaikan pengurusan administrasi telah usai dan pihaknya mengubah alamat pulau Diauyu semula Tonoshiro menjadi Tonoshiro Senkaku, Kemenlu(MOFA) pada kesempatan pertama melalui kantor perwakilan menyampaikan kepada pihak Jepang bahwa Taiwan merasa kecewa dan dengan tegas bersikap kontra.

Pada tanggal 22 Juni 2020 sidang pembahasan majelis Ishigaki memutuskan untuk mengubah alamat pulau Diaoyu, pihak Taiwan segera mengabarkan kepada pemerintah Jepang dan meminta pihaknya menghindari tindakan yang dapat melukai perasaan masyarakat Taiwan dan merusak hubungan persahabatan Taiwan-Jepang. Berkaitan dengan perubahan nama menjadi “Tonoshiro Senkaku”, Kemenlu menegaskan bahwa pulau Diaoyu adalah teritorial kekuasaan Taiwan, secara nyata memiliki kedaulatan ini dan tidak terbantahkan, pihak manapun tidak boleh mengubah fakta ini.

Perubahan nama ini juga membuat aparat keamanan laut RRT berulang kali mengirim pasukan juga berpatroli, saat bersamaan Taiwan mempertahankan pulau Diaoyu, menyerukan kepada berbagai pihak tidak mengambil langkah yang dapat memicu ketegangan kawasan regional, lebih seksama dalam menangani persengketaan ini dan menghindari konflik, bersama menjaga perdamaian dan stabilitas regional.

Kemenlu menekankan, pemerintah Taiwan bersikeras memiliki kedaulatan atau pulau Diaoyu, hingga saat ini tetap menggunakan cara damai dan rasional untuk menyelesaikan persengketaan pulau Diaoyu. Kemenlu mendesak agar Jepang bersikap rasional dan tidak secara sepihak melakukan tindakan yang menganggu kedaulatan Taiwan atas pulau Diaoyu dan urusan penangkapan ikan, menghindari pengaruh buruk terhadap perdamaian dan stabilitas perairan laut Timur dan hubungan persahabatan Taiwan-Jepang.

Komentar

Terbarumore