History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Menkes tegaskan kembali tekad pemerintah menjamin keamanan makanan saat memperjuangkan pertumbuhan ekonomi

  • 14 September, 2020
  • 陳志勇
Menkes tegaskan kembali tekad pemerintah menjamin keamanan makanan saat memperjuangkan pertumbuhan ekonomi
Menteri Kesehatan Chen Shih-chung (陳時中) (kiri), Perdana Menteri Su Tseng-chang (蘇貞昌) (tengah) dan Ketua Biro Asuransi Kesehatan Nasional Lee Po-chang (李伯璋) (kanan) sama-sama menghadiri acara perayaan 25 tahun pelaksanaan Asuransi Kesehatan Nasional di Taipei, Senin, 14 September.

(Taiwan, ROC) - Tanggung jawab Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW) adalah menjamin keamanan makanan, dan tugas ini tidak pernah akan dikorbankan dalam upaya memperjuangkan pertumbuhan ekonomi.

Demikian diungkapkan Menteri Kesehatan Chen Shih-chung (陳時中) di sela kehadirannya dalam acara perayaan 25 tahun pelaksanaan Asuransi Kesehatan Nasional di Taipei, Senin, 14 September.

Perihal pembukaan izin impor bagi produk daging babi dengan kandunagn ractopamine dari Amerika Serikat, Chen menegaskan, persetujuan pemerintah tersebut dicapai setelah melalui evaluasi kesehatan yang cermat dan menetapkan sistem pelabelan yang jelas.

Chen Shih-chung mengatakan, “Kali ini kita tahu bahwa kita ada kebutuhan ekonomi, juga telah menyelami pengaruh kesehatan dari produk makanan bersangkutan. Kita juga telah memastikan tidak ada pengaruh negatif dan dengan pelabelan yang jelas, rakyat menjadi punya pilihan yang lebih banyak. Ini adalah hal baik, karena telah memastikan keamanan makanan sambil menjaga pertumbuhan negara.”

Perdana Menteri Su Tseng-chang (蘇貞昌) yang juga menghadiri acara sama, meyakinkan kembali tekad pemerintah melindungi kesehatan setiap warganya, tapi pada saat negara-negara tetangga satu demi satu membuka izin, akan bagaikan tangan yang terikat dan sangat sulit bagi Taiwan untuk terus bersaing andaikata tidak mengadopsi pembukaan izin yang sama.

Su Tseng-chang mengatakan, “Pencabutan injeksi vaksin penyakit kaki dan mulut telah membuahkan hasil positif. Daging babi Taiwan kini sudah bisa diekspor, maka tidak ada alasan untuk tidak mengizinkan impor dari negara lain. Tapi tak peduli bagaimana, yang diprioritaskan akan selalu merupakan kesehatan rakyat. Pemerintah akan memantau melalui data sains, standar internasional dan pelabelan yang jelas di atas produk.”

Dari pencegahan flu babi Afrika hingga antisipasi penyebaran pandemi Covid-19 saat ini, tukas Su, pemerintah dan rakyat Taiwan akan sama-sama membawa Taiwan melangkah ke dunia internasional.

Komentar

Terbarumore