(Taiwan, ROC) - Pemerintah Taiwan akan menawarkan “bantuan paling pragmatis” bagi lima warga Hong Kong yang menyelundup ke Taiwan melalui Kepulauan Pratas (Dongsha) di Laut Tiongkok Selatan.
“Yang paling penting adalah memberikan bantuan yang paling pragmatis,” tutur Perdana Menteri Su Tseng-chang (蘇貞昌) di sela kehadirannya dalam acara perayaan 25 tahun pelaksanaan Asuransi Kesehatan Nasional, yang digelar oleh Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW) di Taipei, Senin, 14 September.
Su mengungkapkan hal tersebut untuk merespons pertanyaan wartawan perihal laporan media massa mengenai lima aktivis pro-demokrasi Hong Kong yang menyelundup ke Taiwan setelah mengikuti aksi anti UU Ekstradisi.
Menurut laporan, kelima pengungsi Hong Kong itu telah ditangkap dan ditahan di Taiwan hampir dua bulan, dan pemerintah Hong Kong telah mengajukan permintaan pada Taiwan untuk membantu dalam proses repatriasi.
Pemerintah telah menetapkan kebijakan dan mengalokasikan anggaran khusus untuk memberi bantuan sepantasnya bagi masyarakat Hong Kong, dan perihal kasus kali ini, tegas Su, prinsip yang sama akan ditaati, yakni memberikan bantuan paling pragmatis.