Festival Film Pendek Asia Tenggara (2020 Seashorts Film Festival) yang keempat akan diselenggarakan pada tanggal 12 September, Taiwan akan berpartisipasi untuk pertama kalinya tahun ini, 7 film pendek pemenang penghargaan Taiwan Golden Harvest Award dan Kaohsiung Film Festival yang akan ditayangkan dalam festival ini.
Dari ketujuh film pendek ini, ada 5 film pendek yang menceritakan tentang kisah warga negara Asia Tenggara selama di Taiwan, dua lainnya mengkisahkan tentang impian anak muda di Taiwan saat ini
Sutradara serta isi dari 7 karya tersebut adalah: “Nine Shots” karya Su Che-hsien(蘇哲賢) yang mempertanyakan akan sistem pekerja migran asing; "Lovely Sundays" dari Hsueh Wen-shuo(薛文碩) tentang tempat pelipur hati para pekerja migran yang mengembara; Rina B. TSOU(鄒隆娜) dengan karya “Arnie” yang menggambarkan ketidakberdayaan nelayan Filipina di Taiwan ; Tseng Ying-ting (曾英庭) dengan film “Tea Land” yang membahas tentang hancurnya impian para pekerja migran untuk pulang ke rumah asal ; Xu Hong-cai(許鴻財) dengan film dokumenter "Yi Qi Shan Lin" menceritakan tentang pemuda Myanmar yang pernah belajar di Taiwan dan kembali ke kampung halamannya untuk memulai bisnis ; Sutradara baru Edison Chen dengan karya “Be Sh!t or Not To Be” yang menceritakan tentang 10 tahun kesedihan di balik layar; terakhir yakni 周嘉賢Chuo Chia -hsien dengan “The Calling” menceritakan tentang pemuda kuil Taiwan yang mencari cara untuk mengatasi konflik antara cita-cita dan tradisi
Dikarenakan pandemi COVID-19, Pelaksanaan Festival Film Pendek Asia Tenggara tahun ini mengadopsi temu virtual. Acara ini akan diadakan pada tanggal 12 -20 September 2020, menampilkan 52 film hasil karya yang berasal dari Taiwan, Malaysia, Singapura, Kamboja, Laos, Vietnam, Myanmar, Thailand, Indonesia, Filipina, dan Jepang.
Pada tanggal 13 akan ada dialog online antara sutradara Taiwan dengan para pakar film pendek Asia Tenggara lainnya, sehingga peserta semakin lebih memahami makna di balik film pendek tersebut sambil menikmati filmnya.
Festival Film Pendek Asia Tenggara kali ini diselenggarakan oleh Kantor Ekonomi dan Budaya Taipei di Malaysia bersama dengan SeaShorts Film Society. Perwakilan Kantor Ekonomi dan Budaya Taipei di Malaysia Hong Hui-zhu (洪慧珠) dalam sambutan pembukaan, ia mengajak kalangan luar untuk bersama-sama menyaksikan film pendek, dan melalui budaya Taiwan yang beragam melalui tampilan film pendek dapat mempromosikan pertukaran budaya antara Taiwan dan negara-negara Asia Tenggara lainnya.
Festival Film Pendek Asia Tenggara didirikan oleh sutradara Malaysia 陳翠梅Chen Cui-mei dan pertama kali diselenggarakan pada tahun 2017, yang bertujuan memperkenalkan sejumlah besar film pendek yang ada di Asia Tenggara untuk ditayangkan di Malaysia. Untuk lebih mendetail, acara ini dapat dilihat di Facebook dan situs resmi Festival Film Pendek Asia Tenggara 2020.