History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Forum Taipei-Shanghai akan Digelar Tanggal 22 Juli 2020, Walikota Ko: Mempertahankan Perdamaian Lintas Selat

  • 10 July, 2020
  • 尤繼富
Forum Taipei-Shanghai akan Digelar Tanggal 22 Juli 2020, Walikota Ko: Mempertahankan Perdamaian Lintas Selat
Forum Taipei-Shanghai akan Digelar Tanggal 22 Juli 2020, Walikota Ko: Mempertahankan Perdamaian Lintas Selat

(Taiwan, ROC) --- Saat menerima wawancara Walikota Taipei Ko Wen-je menyampaikan, belakangan ini komunikasi antar selat sangat sedikit. Di tengah semakin eratnya hubungan perekonomian lintas selat, konfrontasi politik antar keduanya juga kian memanas dan terkadang tidak masuk akal. Dengan digelarnya Forum Taipei-Shanghai, diharapkan kedua belah pihak dapat saling memahami.

Pada tanggal 10 Juli 2020, Walikota Ko Wen-je mengumumkan pelaksanaan Forum Taipei-Shanghai akan berlangsung pada 22 Juli 2020 mendatang. Tema yang diusung kali ini adalah “Pertukaran Penanggulangan Epidemi Kota dan Kerja Sama di Sektor Ekonomi”.

Mempertimbangkan situasi epidemi yang belum menemukan titik terang, membuat forum tahun ini akan digelar melalui konferensi video.

Walikota Ko Wen-je menyampaikan, ini merupakan tahun ke sebelas bagi pelaksanaan forum ini. Dari jumlah tersebut, 6 di antaranya dilakukan di masa pemerintahan Ko Wen-je. Dengan demikian, tidak ada alasan untuk menghentikan pelaksanaan dari forum ini.

Ko Wen-je melanjutkan, masing-masing pihak memiliki kegigihan tersendiri. Hanya melalui pertukaran, diharapkan dapat memperlihatkan niat baik dari kedua belah pihak.

Kedua kota harus mengedepankan prinsip-prinsip seperti saling mengenal, saling mengerti, saling menghormati, saling memahami dan kerja sama.

Walikota Ko Wen-je mengatakan, “Sebutan “Keluarga Lintas Selat” akan terdengar lebih pantas. Saat ini kedua belah pihak hampir tidak menjalin komunikasi. Saya rasa ini adalah hal yang tidak baik. Di lain pihak, Taiwan dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) memiliki relasi ekonomi yang sangat akrab. Di tengah eratnya hubungan ini, konfrontasi di sektor politik juga kian memanas. Saya rasa ini tidak masuk akal. Oleh karena itu, kami terus mencoba untuk menjaga dan mengembangkan perdamaian antar selat.”

Walikota Taipei tersebut menyampaikan, konfrontasi merupakan hal yang kurang baik. Jika hal ini terus dibiarkan, kedua belah pihak akan menderita kerugian yang tidak sedikit. Jika dapat menjaga relasi seperti dahulu kala, maka hubungan ini layak dipertahankan.

Pemerintah Kota Taipei menyatakan, di tengah dampak yang dibawa oleh kecamuk COVID-19, Taipei dan Shanghai sudah seharusnya menjalin kerja sama untuk membahas langkah-langkah penanggulangan. Kedua belah pihak sudah seharusnya bekerja ekstra untuk menjamin keselamatan warga, mempromosikan transformasi industri dan memulihkan roda perekonomian.

Hal-hal di atas merupakan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dalam kurun setengah tahun mendatang. Dengan digelarnya “Forum Taipei Shanghai” kali ini, diharapkan dapat menjadi platform bagi  kedua kota untuk saling berbagi pengalaman membahas isu-isu penting; meliputi perekonomian dan penanggulangan epidemi.

Komentar

Terbarumore