(Taiwan, ROC) Kemenlu pada tanggal 1 Juli lalu mengumumkan Taiwan dan Republik Somaliland akan saling mendirikan kantor perwakilan setempat, Direktur Urusan Asia Barat dan Afrika, Kemenlu Ali Yang Hsing-yi pada hari Kamis ini (7/9) mengemukakan, dikarenakan penerbangan dari Dubai ke Somaliland belum pulih, ditambah dengan pandemi, maka masih perlu menunggu beberapa kondisi ini memungkinkan, kedua negara baru memilih waktu yang tepat untuk menggelar acara pembukaan bersama.
Ali Yang mengatakan (楊心怡), “Tentu saja kedua belah pihak semestinya menjaga hubungan yang tetap komunikatif; sebelumnya saat mereka datang ke Taiwan untuk memahami situasi kantor perwakilan Taipei, masih ada beberapa pemikiran, setelah mereka datang ke sini lagi baru memutuskan waktu diumumkan secara resmi.”
Postingan Presiden Somaliland yang menyampaikan bahwa, Somaliland dan Taiwan membina hubungan berdasarkan konsep saling menghargai dan saling berbagi sumber daya, semestinya pendirian kantor perwakilan di masing-masing tempat akan berjalan dalam waktu dekat.
Di samping itu, mengenai pemilihan sekjen baru untuk Organisasi Perdagangan Dunia(WTO), Juru bicara Kemenlu Joanne Ou merespons, sementara ada 8 negara seperti meksiko, Inggris dan Nigeria telah mengusulkan kandidat, yang memiliki hubungan dengan delegasi Taiwan, namun WTO belum memutuskan dalam waktu dekat, maka Kemenlu tetap akan memantau perkembangan ini.