History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Otoritarianisme Daratan Tiongkok Memberikan Ancaman Bagi Taiwan

  • 20 June, 2020
  • 譚雲福
Otoritarianisme Daratan Tiongkok Memberikan Ancaman Bagi Taiwan
Otoritarianisme Daratan Tiongkok Memberikan Ancaman Bagi Taiwan

        (Taiwan, ROC) – Wakil Kepala Dewan Urusan Daratan Tiongkok Chiu Chui-cheng pada hari Jumat tanggal 19 Juni menyampaikan bahwa rezim komunis Daratan Tiongkok memberikan tantangan dan ancaman yang sangat besar terhadap Taiwan, oleh sebab itu mengharapkan pihak Amerika dan dunia internasional dapat bersama-sama memberikan dukungan kepada sistem asas demokrasi kebebasan yang dimiliki oleh Taiwan, dan terus memantau secara teliti akan perkembangan di kawasan Asia.

        Chiu Chui-cheng saat melakukan video meeting dengan Pusat Strategi dan Studi Internasional, mendiskusikan tentang program hubungan antar selat dalam masa kepemerintahan Presiden Tsai Ing-wen untuk periode yang ke duanya. Adapun rezim komunis Daratan Tiongkok yang terus mengalami pertumbuhan secara cepat, risiko kesalahan informasi, yang mana selama beberapa tahun terakhir ini memang telah dapat melihat secara nyata berbagai langkah yang diambil oleh pihak Daratan Tiongkok, dan sekali lagi membuktikan jika apa yang dilakukan telah melanggar berbagai sistem yang telah ada. Pihak Daratan Tiongkok terus memberikan tekanan militer dan politik terhadap Taiwan, bahkan mempraktekkan berbagai kebijakan dan peraturan di Hong Kong, misalnya dengan peluncurkan Undang-Undang Keamanan Nasional Khusus Hong Kong, sehingga telah merusak prinsip satu negara dua sistem yang ada di Hong Kong, memicu emosi masyarakat dan ketidaknyamanan dalam kehidupan sosial masyarakat.

        Chiu Chui-cheng menjelaskan guna dapat terus mempertahankan perkembangan hubungan antar selat, pihak Taiwan berprinsip teguh untuk terus mempertahankan kedaulatan negara dan keamanan nasional, sekaligus memastikan hubungan yang sehat dapat terbangun antar selat, mengusung program pertolongan kemanusiaan bagi warga Hong Kong yang hendak melakukan migrasi ke Taiwan. Chiu Chui-cheng mengimbau pihak Beijing untuk dapat menyayangi apa yang telah terbina selama ini dalam hubungan antar selat.

        Dalam melihat perkembangan kelak di kedepannya, Chiu Chui-cheng menyebutkan bahwa prinsip komunis bertentangan dengan prinsip demokrasi, dengan adanya pemahaman otoritarianisme akan memberikan ancaman yang sangat besar bagi Taiwan. Untuk itu dirinya juga berharap agar pihak Amerika dan juga negara lain di dunia dapat bersama-sama mendukung keberlangsungan demokrasi yang ada di Taiwan, mempertahankan perdamaian dalam kawasan dan mengantisipasi upaya komunis melakukan penyebaran pemahaman untuk skala yang lebih luas lagi.

        Pakar ahli hubungan diplomatik luar negeri dari Brookings Institution, Ryan Hass, melihat dari sudut pandang kacamata Amerika, dalam menghadapi kondisi pemilu Amerka yang akan digelar di akhir tahun ini, baik Presiden Donald Trump jika berhasil kembali terpilih untuk periode kedua kali, ataupun pesaingnya Mantan Wakil Presiden Joe Biden memenangkan pemilu, program kebijakan Amerika terhadap Taiwan tidak pernah akan berubah.

        Ryan Hass menjelaskan bahwa Amerika tidak seharusnya menggunakan Taiwan sebagai salah satu anak catur, namun menjadikan Taiwan sebagai partner mitra kerjasama untuk di kedepannya dalam menghadapi tantangan dan ancaman yang diberikan oleh pihak Daratan Tiongkok.

Komentar

Terbarumore