History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kondisi COVID-19 di Asia Tenggara Belum Mereda, Indonesia Bertambah 979 Kasus per 11 Juni

  • 13 June, 2020
  • 譚雲福
Kondisi COVID-19 di Asia Tenggara Belum Mereda, Indonesia Bertambah 979 Kasus per 11 Juni
Kondisi COVID-19 di Asia Tenggara Belum Mereda, Indonesia Bertambah 979 Kasus per 11 Juni

        (Taiwan, ROC) – Juru Bicara Pemerintah Indonesia bidang kesehatan, Achmad Yurianto menyampaikan bahwa untuk tanggal 11 Juni, jumlah kasus positif terinfeksi COVID-19 di Indonesia tercatat bertambah sebanyak 979 kasus, dan ada 41 kasus yang meninggal dunia. Jumlah total kumulatif untuk sementara ini, tercatat sebanyak 35.295 kasus positif terinfeksi dan ada sebanyak 2.000 orang yang meninggal dunia, sementara 12.636 kasus dinyatakan telah sembuh.

        Merujuk kepada pernyataan dari media Reuters, kondisi pandemi COVID-19 di Indonesia diyakini ada ratusan anak balita yang meninggal akibat virus korona, dan menyebabkan kasus kematian pada anak balita di Indonesia menjadi meningkat, dan COVID-19 menjadi penyebab nomor satu kematian balita di Indonesia.

        Dokter anak dan juga pejabat instansi kesehatan Indonesia menjelaskan bahwa banyak anak balita yang meninggal akibat penyakit ini, juga turut dapat menjadi penyebab penyakit yang mematikan bagi orang tua yang berada di dalam keluarga, karena kebetulan mereka memiliki hubungan genetik yang sama, ditambah lagi dengan kurangnya gizi, darah sehat dan kondisi sanitasi lingkungan yang tidak memadai.

        Di negara-negara di kawasan Asia Tenggara, untuk kondisi di Filipina sendiri pada tanggal 11 Juni, tercatat sebanyak 9 kasus meninggal dan 443 kasus positif terinfeksi baru. Sementara jumlah total kasus positif terinfeksi di Filipina ada sebanyak 24.175 orang dan kasus meninggal tercatat sebanyak 1.036 orang.

        Instansi kesehatan Malaysia pada tanggal 11 Juni melaporkan ada penambahan kasus baru sebanyak 31 orang, dengan jumlah total kasus positif terinfeksi sebanyak 8.369 orang, dan jumlah kematian sebanyak 118 orang.

Komentar

Terbarumore