(Taiwan, ROC) --- Ketua senat Republik Ceko, Miloš Vystrčil, dijadwalkan akan berkunjung ke Taiwan pada bulan September mendatang. Kunjungan perdana ketua senat tersebut, mendatangkan reaksi pro dan kontra di tengah masyarakat. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri R.O.C (MOFA), Ou Jiang-an (歐江安) menyampaikan, keputusan tersebut dikeluarkan tentu melalui pertimbangan matang yang relevan. Miloš Vystrčil sendiri menyampaikan, bahwa dirinya berpegang pada prinsip kebebasan, demokrasi, otonomi, supremasi hukum dan kedaulatan negara, seperti yang tertera dalam semangat "Revolusi Velvet" tahun 1989 silam. Meski suatu negara juga sudah semestinya mempertimbangkan faktor ekonomi, tetapi warga Republik Ceko memilih untuk mempertahankan nilai prinsip kemanusiaan.
Ou Jiang-an melanjutkan, keputusan Miloš Vystrčil untuk berkunjung ke Taiwan juga telah disahkan oleh pihak senat, dengan perolehan suara setuju sebanyak 50 suara dan tidak setuju sebanyak 1 suara. Di samping itu, warga Republik Ceko juga telah menyatakan dukungannya kepada sang ketua senat.
Ou Jiang-an mengatakan, "Kami melihat warga setempat turun ke jalan dan memberikan dukungannya. Dan tentu saja, kami juga melihat bendera kami berkibar di jalanan. Dalam konferensi pers yang diadakan, warga setempat juga membuat kue dengan dihias 2 bendera, yakni bendera R.O.C dan bendera Republik Ceko. Dukungan dari warga Republik Ceko terhadap ketua senat baru mereka untuk bertandang ke Taiwan, jelas terlihat."
Ou Jiang-an melanjutkan, Taiwan bersama dengan Republik Ceko memiliki prinsip-prinsip sehaluan, misal nilai kebebasan, demokrasi dan Hak Asasi Manusia (HAM). Juru Bicara MOFA tersebut sekali lagi memberikan penghormatan yang mendalam terhadap keputusan warga Republik Ceko.