(Taiwan, ROC) - Tiongkok tidak pernah melepaskan niat menyerang Taiwan dengan kekerasan senjata, dan Taiwan akan selalu memantau dan mempertahankan segala aksi Tiongkok menginvasi Taiwan, demikian ditegaskan Wakil Menteri Pertahanan Nasional Chang Che-ping (張哲平) ketika menghadiri dan menyampaikan laporan di sidang interpelasi Komisi Pertahanan Nasional Yuan Legislatif pada hari Kamis, 28 Mei.
Chang mengatakan, “Perihal semua aksi militer, termasuk pesawat dan kapal tempur Tiongkok maupun negara lain di perairan sekitar Taiwan, pihak kami selalu melakukan pemantauan efektif. Mengenai pernyataan bahwa Tiongkok akan menyerang Taiwan, setiap orang tahu Beijing tidak pernah melepaskan niat menginvasi Taiwan dengan kekerasan senjata, maka segala aksi pemantauan akan ditingkatkan.”
Apa yang diungkapkan Chang adalah respons terhadap komentar Menteri Luar Negeri Joseph Wu (吳釗燮) dalam wawancara bersama Foxnews Amerika beberapa hari lalu. Wu mengemukakan, saat dunia sedang sibuk menangani penyebaran pandemi Covid-19, Tiongkok menggunakan kesempatan tersebut untuk berusaha memberlakukan UU Keamanan Nasional di Hong Kong, dan target selanjutnya adalah menyerang Taiwan dengan kekerasan senjata, maka Taiwan hendaknya berusaha mendapatkan lebih banyak dukungan internasional dan terus menguatkan pertahanan nasional.
Perihal metode apa yang akan dipakai Tiongkok untuk menyerang Taiwan, Chang berpendapat, selaku pihak yang meluncurkan serangan, Tiongkok mungkin mengadopsi metode apa saja, tapi pihak militer Taiwan akan selalu siap-siaga untuk menghadapi invasi dalam segala format.
Untuk sementara, lanjut Chang, pihaknya belum berencana meningkatkan kesiapsiagaan militer, dan akan mengevaluasi kondisi perkembangan UU Keamanan Nasional di Hong Kong sebelum menentukan kebijakan berikutnya.