(Taiwan, ROC) Meskipun Istana Kepresidenan belum mengumumkan posisi jabatan namun media terus melaporkan Ketua Badan Pengawas Keuangan Wellington Koo akan diposisikan sebagai Sekjen Dewan Keamanan Nasional. Wellington Koo pada hari Senin ini (18/5) saat berada di sidang interpelasi Yuan Legislatif rapat komite keuangan, saat dipertanyakan oleh media mengenai jabatan Sekjen NSC, Wellington Koo merespons, “Bukankah sudah diumumkan? Masih belum diedarkan?” Media kembali bertanya mengenai pemantauan keamanan informasi, namun baru-baru ini mendapati komputer Istana Kepresidenan diretas, apakah ada rencana untuk kejadian ini? Wellington Koo menjawab, setelah dirinya menjabat maka memonitor keamanan nasional maka tugas pertama yang akan dilaksanakannya adalah membentuk tim keamanan nasional.
Wellington Koo mengatakan, “Cakupan isu keamanan nasional sangat luas, mulai dari diplomasi, kemiliteran hingga keamanan data informasi, bahkan merasuk hingga perdagangan, jaminan teknologi, pekerjaan utama Dewan Keamanan Nasional(NSC) yang selanjutnya ada 2 pokok hal, yang pertama adalah membentuk tim baru, yang kedua adalah dalam menyikapi isu keamanan nasional, bagaimana membangun koordinasi dalam pelaksanaan tugas NSC dengan instansi kementerian, ini menjadi permasalahan yang perlu dihadapi.”
Sekjen NSC dijabat oleh David Lee yang memiliki latar belakang sebagai diplomat, apakah Wellington Koo juga mempertimbangkan sektor diplomasi yang kurang dikuasainya? Wellington Koo menjawab, NSC cukup komplek, memahami diplomasi belum tentu menguasai kemiliteran, paham tentang kemiliteran belum tentu mengerti keamanan nasional, termasuk pulan menguasai keamanan nasional belum tentu menguasai sektor finansial, bahkan perlindungan teknologi dan lainnya, maka tidak ada manusia yang sempurna dan menguasai semua sektor, terkait dengan jabatan sebagai Sekjen NSC pada pokoknya difokuskan pada isu keamanan nasional dan memberikan informasi kepada presiden.