(Taiwan, ROC) Menlu Joseph Wu pada hari Senin ini (9/3) saat diinterpelasi tentang pembinaan hubungan diplomatik dengan 15 negara-negara bersahabat, Ia menyebutkan 15 negara sahabat selain Tahta Suci, sementara pembinaan hubungan diplomatik tidak perlu mendapat perhatian khusus, sementara ini yang mendapat sorotan adalah Menlu Tahta Suci dan Menlu Daratan Tiongkok melakukan pembahasan di Jerman, faktanya belum ada pembahasan politik maka hubungan Taiwan dan Tahta Suci tampaknya juga tidak perlu dikuatirkan.
Menlu Joseph Wu mengatakan, “ Sementara ini, dari ke-15 negara-negara yang memiliki hubungan diplomatik sama sekali tidak bermasalah, semenatra ini belum ada kondisi yang perlu kita kuatirkan.”
Kongres parlemen Amerika sementara ini telah meloloskan Taiwan Allies International Protection and Enhancement Initiative (TAIPEI Act of 2019)selanjutnya menunggu prosedur persetujuan senat dan menurut Menlu Joseph Wu seharusnya dapat berjalan dengan lancar.
Taiwan mengalami kendala untuk bergabung dengan WHO dan sidang WHA, ada anggota legislator yang mengusulkan untuk mengundang negara anggota WHO untuk melakukan pembahasan di Taiwan, Menlu Joseph Wu merespon, ini merupakan masukan yang baik, akan mempertimbangkan negara-negara anggota WHO yang memiliki pandangan sepaham yang akan diundang ke Taiwan.
Joseph Wu menambahkan, “Seluruh dunia melihat kinerja penanggulangan epidemi Taiwan paling baik, ini menjadi dasar yang kokoh, bagi kita untuk mengundang pakar kesehatan atau CDC negara lainnya untuk ke Taiwan, melakukan pembahasan bersama Taiwan, mendapatkan kesuksesan yang belum mereka capai di WHO.”
Mengenai perkembangan dan promosi yang berjalan saat ini, Menlu Joseph Wu menyampaikan, Taiwan berupaya keras agar dapat berpartisipasi, melakukan pembahasan yang semakin erat bersama negara-negara yang memiliki pandangan sepaham, dukungan kepada Taiwan semakin besar, maka dapat dikatakan, ada kemajuan dalam upaya promosi tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya.