(Taiwan, ROC) --- Pada tanggal 2 Maret 2020, Perdana Menteri Su Tseng-chang (蘇貞昌) meninjau Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC). Dalam tinjauan kemarin, PM Su Tseng-chang menyampaikan, Taiwan berhasil menjaga garis pengendalian epidemi yang pertama. Selanjutnya, proses penanganan akan memasuki tahap pertahanan dan pengurangan dampak bencana. Di masa mendatang, prosedur penanggulangan epidemi akan menjadi tugas dari seluruh badan kementerian. Perdana Menteri juga menyampaikan akan memimpin langsung seluruh pertemuan penting lainnya, guna menetapkan keputusan.
Pada tanggal 2 Maret 2020, Su Tseng-chang didampingi oleh Wakil PM Chen Chi-mai (陳其邁) dan Menteri MOHW Chen Shih-chung (陳時中), mendatangi CECC, serta mendengarkan laporan dari seluruh menteri yang hadir.
Melalui siaran pers yang dirilis Yuan Eksekutif, Perdana Menteri Su Tseng-chang menyampaikan, Taiwan telah berhasil melindungi garis penanganan pertama menghadapi penyebaran epidemi COVID-19. Berikutnya, Taiwan akan memasuki tahap pertahanan dan pengurangan dampak wabah epidemi tersebut. CECC pun telah meningkatkan tingkat kewaspadaan mereka. Di samping itu, CECC juga akan memperkuat komunikasi dengan instansi kementerian lainnya. Ketika menemukan masalah, maka akan segera dinegosiasikan solusi penanganan yang relevan.
Su Tseng-chang menambahkan, dalam 2 bulan terakhir ini berbagai mekanisme dan prosedur operasional telah ditetapkan. Kemampuan pemerintah dalam menangani dan mengurangi dampak wabah juga telah meningkat. Kewaspadaan CECC juga telah diperkuat hingga ke level pertama, Di samping itu, penunjukan Chen Shih-chung sebagai Komando CECC, juga memiliki peran penting sebagai komunikator dengan lembaga di sampingnya. Bertindak sebagai Ketua CECC, Chen Shih-chung juga akan menguasai seluruh informasi terbaru terkait wabah dan berperan sebagai pemimpin dalam setiap rapat yang digelar. Su Tseng-chang berharap seluruh instansi kementerian dapat mengikuti setiap rapat yang digelar, dengan mengutus Wakil Ketua atau pihak pimpinan yang relevan.
Di samping itu, Su Tseng-chang juga mengimbau masyarakat untuk tidak mengucilkan atau mendiskriminasikan staf medis dan pihak yang tengah menjalani karantina. Pemerintah setempat akan berbagi tugas dengan pihak komunitas terkait, serta meminta kepada para pakar untuk memberikan pendapat kepada CECC untuk mengembangkan SOP yang relevan, dalam mengurangi dampak bencana serta menerapkan langkah penanggulangan di rumah sakit, sekolah dan perumahan tempat tinggal. Menanggapi kegiatan yang melibatkan orang banyak, setiap instansi sudah seharusnya merumuskan pedoman referensi yang relevan.
Su Tseng-chang menambahkan, pemerintah akan melindungi seluruh pihak yang bersedia bekerja sama menerapkan langkah-langkah penanggulangan epidemi. Dan bagi pihak yang menolak, maka akan diganjar sanksi denda dan hukuman berat lainnya. Beliau percaya bahwa seluruh warga bersedia bersama pemerintah bekerja sama menanggulangi penyebaran epidemi COVID-19.