(Taiwan, ROC) --- Pada tanggal 30 Januari hingga 31 Januari 2020, Partai Kuomintang membuka pendaftaran untuk memilih ketua partai yang baru. Untuk sementara, telah ada sosok yang menyatakan kesediaannya untuk ikut dalam pemilihan kali ini, meliputi mantan Wakil Ketua KMT Hau Lung-pin (郝龍斌) dan anggota legislator Chiang Chi-chen (江啟臣). Dunia luar menyebutnya bagai "perseteruan antar generasi".
Pada tanggal 30 Januari 2020 pagi hari, Chiang Chi-chen tiba di kantor pusat Partai KMT dan membayar biaya sebesar NT$ 2 juta, sebagai simbol turut serta dalam pemilihan ketua partai. Perihal pandangan dunia luar yang menilai bahwa ini merupakan perseteruan antar generasi, Chiang Chi-chen menyampaikan sudah saatnya bagi Partai KMT untuk mengubah pola pikir. Permasalahan usia bukanlah yang terutama. Chiang Chi-chen mengemukakan, selama proses pemilihan, dirinya tidak akan mengomentari lawan-lawannya. Ia akan fokus pada ide-ide yang dicetuskan dan bersaing secara sehat.
Chiang Chi-chen mengatakan, "Terlepas dari permasalahan yang dihadapi, seperti perseteruan generasi, lingkungan politik yang dinamis atau opini publik; Partai KMT sudah sewajarnya mengubah pola pikir. Perbedaan usia bukan menjadi permasalahan utama. Selain itu, kita harus memikirkan bagaimana menarik minat generasi muda untuk mengupayakan reformasi. Hal inilah yang harus dipikirkan bersama-sama".
Saat ditemui dalam sebuah acara, Hau Lung-pin (郝龍斌) menyampaikan bahwa dirinya akan pergi mendaftar pada tanggal 31 Januari 2020 besok. Perihal penandatanganan petisi, dirinya menjamin tidak akan menemui masalah yang berarti. Ketika ditanya perihal perseteruan generasi, mantan Wakil Ketua Partai KMT tersebut menjawab, reformasi partai tentu membutuhkan partisipasi dari segala usia. Ia bersedia memikul pekerjaan untuk mengintegrasikan seluruh generasi di dalam tubuh partai. Ia pun telah mendapat dukungan dari Fraksi Partai Qing Zhuang (青壯派). Hau Lung-pin menekankan, Ketua Partai harus memiliki hati yang tulus, tidak egois dan tidak menjadikan jabatan ketua partai sebagai batu loncatan untuk posisi berikutnya.
Hau Lung-pin mengatakan, "Karena sebelumnya saya sudah pernah menjabat posisi Wakil Ketua Partai. Dan saya juga pernah menjabat sebagai Walikota Taipei. Kemampuan memimpin yang saya punya, juga telah teruji. Saya percaya, anggota legislator Chiang Chi-chen juga paham akan peran utama dari seorang Ketua Partai, yang sudah seharusnya tidak berpikir egois. Sudah saya tekankan sekali lagi, jika terpilih menjadi Ketua Partai KMT, saya tidak akan menjadikannya sebagai batu loncatan, untuk mencari posisi yang lebih tinggi".
Salah satu anggota Partai KMT, Chou Hsi-wei (周錫瑋) menyampaikan, dirinya tidak akan ikut dalam pemilihan ketua partai kali ini. Ia mendukung anggota legislator Chiang Chi-chen untuk maju sebagai sosok ketua partai berikutnya. Dirinya berharap, bagi mereka yang pernah menjabat sebagai ketua atau wakil ketua, untuk tidak ikut lagi dalam pemilihan kali ini. Chou Hsi-wei menambahkan, sudah seharusnya Partai KMT memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk memimpin kelanjutan internal partai.
Mantan Presiden Ma Ying-jeou (馬英九) pun menyampaikan pendapatnya. Beliau sangat antusias melihat semangat dari para elite partai yang telah menyatakan kesediaannya untuk ikut dalam pemilihan Ketua Partai KMT berikutnya. Ia percaya, selama masih memiliki tekad untuk melakukan reformasi, Partai Kuomintang akan mampu mendapatkan dukungan dari masyarakat Taiwan dan berkuasa kembali.