(Taiwan, ROC) --- Istana Kepresidenan Taiwan merilis pernyataan resminya perihal hasil wawancara Presiden Tsai Ing-wen di stasiun ERA TV pada tanggal 20 Januari 2020 malam. Ketika ditanya perihal reformasi dana pensiun, Presiden Tsai Ing-wen menjawab akan memperhatikan pendapat dari mayoritas warga sebelum mengambil keputusan berikutnya. Dengan kata lain, Beliau akan mengomunikasikannya terlebih dahulu. Untuk sementara ini, Presiden Tsai Ing-wen tidak akan mengubah kebijakan reformasi yang sudah ada. Istana Kepresidenan berharap agar pihak luar tidak menyalahartikan pernyataan sang Kepala Negara.
Pada tanggal 20 Januari 2020 malam, pihak Istana Kepresidenan menyampaikan bahwa Presiden Tsai Ing-wen akan menelaah terlebih dahulu, sebelum mengambil kebijakan reformasi dana pensiun. Kepala Negara akan mendiskusikan terlebih dahulu, sembari mengumpulkan suara dari seluruh lapisan masyarakat.
Pihak Istana juga menambahkan, dalam wawancara tersebut Presiden Tsai Ing-wen secara gamblang menyatakan bahwa dirinya akan berada di jalur yang telah ditetapkan sebelumnya dan tidak akan menyimpang dari tujuan semula.
Dalam wawancara semalam, Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan permintaan maafnya kepada pihak yang merasa dirugikan oleh kebijakan reformasi ini. Kepala Negara juga mengucapkan terima kasih kepada pihak yang selalu mendukung kebijakan pemerintah, termasuk reformasi dana pensiun.