(Taiwan, ROC) --- Wang Li-qiang (王立強), seorang pria yang mengaku sebagai mata-mata Daratan Tiongkok menuduh Ketua China Investment Corporation (CIC) Hong Kong, Hsiang Xin (向心), turut andil dalam perekrutan tersebut. Pada tanggal 24 November 2019, Biro Investigasi membatalkan keberangkatan Hsiang Xin beserta sang istri Gong Qing (龔青) di Bandara Internasional Taoyuan. Pada tanggal 26 November 2019, Biro Investigasi telah mengeluarkan larangan bagi keduanya untuk tidak meninggalkan Taiwan.
Dalam wawancara di media asing, Wang Li-qiang membeberkan Kantor Pusat China Investment Corporation yang berlokasi di Des Voeux Central Hong Kong tersebut, berada di bawah naungan Departemen Staf Umum Tentara Pembebasan Rakyat Daratan Tiongkok. Kantor ini memiliki tujuan untuk menyusup ke pasar finansial Hong Kong dan mengumpulkan informasi badan intelijen militer setempat.
Ia menambahkan CIC telah menanamkan investasi mereka di industri media Taiwan. Selain itu, tersiar kabar bahwa CIC juga telah membentuk aliansi rahasia dengan salah satu stasiun televisi, yang mana menjadi basis bagi Negeri Tirai Bambu untuk mengontrol dan menyensor berita.
Menanggapi laporan media, Biro Investigasi dan Biro Pertahanan Nasional Taiwan telah melakukan verifikasi terpisah. Divisi Perlindungan Keamanan Nasional dari Biro Investigasi juga telah membatalkan kepergian pasangan suami istri Hsiang Xin di Bandara Internasional Taoyuan pada tanggal 24 November 2019 kemarin. Keduanya telah dibawa dan diperiksa. Pada tanggal 25 November 2019, kasus mereka telah dilimpahkan ke Kantor Kejaksaan Kota Taipei, dengan tuduhan telah melanggar keamanan negara.
Kejaksaan Kota Taipei juga telah memerintahkan salah satu kantornya yang terletak di Xinyi Road untuk melangsungkan interogasi terkait. Dan pada hari Selasa (26/11) keduanya telah diberikan larangan bepergian keluar meninggalkan Taiwan.
Menteri Dalam Negeri, Hsu Kuo-yung (徐國勇), menyampaikan bahwa larangan bepergian keluar negeri telah sesuai dengan prosedur yudisial dan tidak memiliki maksud politik. Investigasi kasus "Wang Li-qiang" bersifat rahasia dan masih dalam penyelidikan. Hsu Kuo-yung juga menolak memberikan pernyataannya dan menyerahkan sepenuhnya kepada instansi terkait. Mendagri juga menambahkan bahwa media internasional dan otoritas Australia memiliki penjelasan investigasi yang relevan. Pemerintah Taiwan sendiri akan menggalang kerja sama dengan dunia internasional, untuk menindaklanjuti kasus ini.
Hsu Kuo-yung melanjutkan bahwa Ditjen Imigrasi akan menjalankan tugas mereka sebaik mungkin, termasuk mengawasi pergerakan dari suami-istri Hsiang Xin dan Gong Qing. Seluruh prosedur investigasi juga telah dilimpahkan kepada pihak kejaksaan. Hsu Kuo-yung menambahkan bahwa larangan bepergian keluar negeri yang telah diterbitkan telah sesuai dengan prosedur yudisial dan tidak memiliki muatan politik.