History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Bantah Tudingan Mengetahui Kasus Spionase Sebelumnya, Kemenlu: Setiap Orang Wajib Menjaga Keamanan Nasional

  • 25 November, 2019
  • 鄭蕙玲
Bantah Tudingan Mengetahui Kasus Spionase Sebelumnya, Kemenlu: Setiap Orang Wajib Menjaga Keamanan Nasional
Jubir Kemenlu Joanne Ou

(Taiwan, ROC) Media Australia menayangkan program pembicaraan tentang kasus spionase Daratan Tiongkok, dalam isi mengungkap kasus Wang Li-qiang, dalam acara tersebut juga mewawancarai Wamenlu Hsu Szu-chien (徐斯儉) yang menyebutkan Daratan Tiongkok berniat menghancurkan demokrasi Taiwan, merusak kredibilitas pemerintah Taiwan, maka semestinya yang diperhatikan oleh dunia dan negara demokrasi adalah hal yang terjadi di Taiwan. DPR kota Taipei Hsu Hung-ting(徐弘庭) di laman facebook menuliskan bahwa kejadian demikian sebelumnya sudah diketahui oleh pemerintah DPP.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Joanne Ou(歐江安) pada hari Senin ini menyampaikan Hsu Szu-chien pada tanggal 28 Oktober pagi hari menerima wawancara dari media Australia Nine, tujuan wawancara ini adalah menjelaskan situasi pembinaan hubungan diplomatik kawasan Pasifik dan ancaman keras dari Daratan Tiongkok, dalam pembicaraan sama sekali tidak menyebut kasus Wang li-qiang(王立強), dan ancaman terhadao kawasan Pasifik semakin meluas, serta memberikan diskusi pembahasan internasional tekanan diplomatik terhadap Taiwan; Media Australia melakukan penyuntingan hasil wawancara untuk digabungkan dengan pemberitaan kasus Wang Li-qiang pada tanggal 22 Nopember, hasil akhir penyuntingan ditayangkan pada tanggal 24 Nopember.

Joanne Ou mengenukakan, beberapa politisi tidak jelas dengan posisi mereka, mengabaikan penyuntingan dan pengaturan dari wawancara internasional dari media yang memerlukan persiapan dalam beberapa bulan, dalam hal ini Kemenlu merasa sangat menyesal.

Joanne Ou mengatakan, “Kasus ini secara sengaja diputar-balikkan, tidak hanya di beberapa akun FB pribadi yang ingin mencelakai Wamenlu, masih berniat mendiskreditkan pemerintah yang mengetahui hal ini sebelumnya dan ada tindakan spionase dan lain-lain, dalam hal ini dianggap berhubungan erat dengan motif politik untuk pemilu, fakta dan logika yang membingungkan, atas kejadian ini Kemenlu merasa sangat menyesal, pihak kami mengimbau kepada pemangku kepentingan untuk lebih dapat menjaga diri dan semestinya berpegang pada konsep keamanan nasional Taiwan, membuang prasangka buruk dan pemikiran picik terhadap parpol tertentu.”

Kemenlu dengan serius mengimbau kepada masyarakat dunia, sebelum memberikan penjelasan kepada publik berkaitan dengan topik diplomasi sebaiknya dapat menghubungi dan diklarifikasikan terlebih dahulu dengan Kemenlu.

Komentar

Terbarumore