History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

PM: Keputusan Cuti Walikota Han Kuo-yu Telah Mengkhianati Kepercayaan Warga Kaohsiung

  • 15 October, 2019
  • 尤繼富
PM: Keputusan Cuti Walikota Han Kuo-yu Telah Mengkhianati Kepercayaan Warga Kaohsiung
PM: Keputusan Cuti Walikota Han Kuo-yu Telah Mengkhianati Kepercayaan Warga Kaohsiung

(Taiwan, ROC) --- Media mewartakan bahwa Walikota Kaohsiung, Han Kuo-yu (韓國瑜), akan mengambil cuti selama 3 bulan, guna untuk mengikuti masa pemilu mendatang. Terkait hal ini, Perdana Menteri Su Tseng-chang (蘇貞昌) menyampaikan bahwa keputusan Han Kuo-yu tersebut tentu melukai kepercayaan warga Kaohsiung, mengingat dirinya belum lama menjabat posisi Walikota.

Su Tseng-chang mengatakan, “Baru saja terpilih menjadi Walikota dan sudah mau mengambil cuti selama 3 bulan. Tidak bekerja, tidak memeriksa dokumen-dokumen penting, dan tidak menghadiri rapat parlemen; tentu hal ini mengkhianati kepercayaan warga Kaohsiung.  Ia mengambil cuti, dengan dalih ingin menyelamatkan Taiwan. Apakah ini terdengar masuk akal? Saya harap masyarakat jangan sampai terperdaya”.

Media kembali bertanya perihal isu “Mati Rasa Terhadap Fungsi Negara” yang kini tengah berkembang di masyarakat, Perdana Menteri menjawab di tengah penindasan yang terus dilancarkan Daratan Tiongkok, ternyata masih ada pihak yang secara ilegal membela mereka. PM menambahkan generasi muda saat ini juga telah menyaksikan bagaimana perlakuan keji yang tengah terjadi di Hong Kong. Jika terus membiarkan Negeri Tirai Bambu melancarkan rezimnya, maka peristiwa “Mati Rasa Terhadap Fungsi Negara” akan terealisasikan.

Su Tseng-chang mengatakan, “Oleh karena itu, kita harus lebih berupaya keras, terutama melihat reaksi Presiden Tsai Ing-wen dalam menyikapi Daratan Tiongkok, yang terus melancarkan serangannya atas Taiwan. Kepala Negara terus melindungi prinsip kedaulatan, memperjuangkan ekonomi, dan meningkatkan berbagai tunjangan sosial. Sudah seharusnya kita membentengi, agar Taiwan dapat bergerak maju”.

Terkait dengan berita pasangan kandidat Presiden Tsai Ing-wen dengan mantan Perdana Menteri William Lai (賴清德), PM menjawab bahwa ia sepenuhnya menghargai keputusan Kepala Negara dan terlalu dini untuk mendiskusikan hal tersebut.

Komentar

Terbarumore