(Taiwan, ROC) - Sejumlah organisasi masyarakat telah merencanakan digelarnya suatu aksi demo besar-besaran untuk mendukung upaya masyarakat Hong Kong dalam menolak Undang-Undang Ekstradisi. Aksi demo dijadwalkan diadakan di Taipei pada 29 September, menjelang perayaan hari kemerdekaan RRT ke 70 tahun.
Menurut Kuma, salah satu pengorganisasi dari Hong Kong, mayoritas rakyat Hong Kong menyadari bahwa kondisi Taiwan tidak sama dengan Hong Kong, tapi sangat terharu melihat berbagai aksi dukungan dari Taiwan sejak berawalnya protes anti UU Ekstradisi di Hong Kong awal Juni lalu.
Kuma mengatakan, “Baik Hong Kong mau pun Taiwan, kita bukan pulang terasing, melainkan suatu kesatuan tak terpisahkan oleh nasib. Kita tidak hidup demi esok, melainkan demi hari ini. Sahabat-sahabat di Taiwan diharapkan bisa menyuarakan dukungan bagi keadilan demokrasi yang kita percaya. Di sini, kami juga imbau semua pihak untuk mengikuti aksi demo 9-29, sama-sama mendukung Hong Kong dan menolak kediktatoran.”
Selain ormas, menurut pihak pengorganisasi, partai politik juga telah diundang untuk menyampaikan pendirian mengoposisi UU Ekstradisi di Hong Kong.