(Taiwan, ROC) -- Kandidat calon presiden dari Partai Kuomintang yang merupakan Walikota Kaohsiung Han Kuo-yu kemarin tanggal 12 September bersama dengan fraksi lainnya dalam siaran langsung di media sosial FB mengungkit trilogy kebijakan luar negerinya dan mengkritik bahwa Presiden Tsai Ing-wen hanya bisa mengatakan menjamin kedaulatan Republik Tiongkok, tetapi malah membuat hubungan luar negeri semakin lama semakin sulit, sangat ironis.
Terhadap kebijakan diplomasi yang diusulkan Han Kuo-yu, Presiden Tsai Ing-wen hari Jumat (13/9) ketika menerima wawancara mengemukakan, hubungan luar negeri bukan masalah muka atau dalammya, tetapi tantangan nyata yang dihadapi, membutuhkan perspektif internasional dan orang yang memadai untuk mengatasinya.
Presiden Tsai Ing-wen mengemukakan 4 target diplomasinya sebagai serangan balik, Presiden membeberkan, bagi Republik Tiongkok, hubungan luar negeri harus berbagi nilai universal dengan dunia internasional, menjalin hubungan persahabatan, dengan demikian teman kita baru bisa membantu memberikan suara saat kita menghadapi masalah, mempertahankan nilai kami; Selain itu, selaku bagian dari kawasan, kita juga harus memenuhi tanggung jawab perdamaian dan stabilitas regional. Ketiga, kita harus tulus membantu negara-negara yang membutuhkan bantuan, terutama yang sahabat hubungan diplomatik, dan harus membantu dan menjaga rakyat, industri mereka dan lainnya. Dan terakhir juga harus ada tata letak global, pengusaha Taiwan membutuhkan peluang bisnis global. Kepala negara menegaskan, keempat arahan ini merupakan apa yang dikerjakan dan akan terus dikerjakan oleh pemerintah DPP, yang mana juga mendapat keyakinan dari dunia internasional, ini baru memenuhi harapan dari seluruh rakyat.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Beberapa poin ini adalah arahan yang terus dikerjakan pemerintah Tsai dalam beberapa tahun terakhir dan di masa mendapat akan terus berupaya keras. telah mendapat lebih banyak keyakinan dunia internasional, sahabat internasional juga semakin banyak, arahan diplomasi seperti ini barulah menjadi arahan yang diharapkan seluruh rakyat.”
Terkait dengan negara sahabat diplomatik, negara Kepulauan Solomon yang dalam waktu dekat ini akan mengambil keputusan apakah akan memutuskan hubungan diplomatik dengan Taiwan dan beralih menjalin hubungan diplomatik dengan Daratan Tiongkok, ada media yang melaporkan kalau Solomon mungkin akan bergegas menjalin hubungan diplomatik dengan Daratan Tiongkok sebelum hari jadi ke 70 Daratan Tiongkok yang jatuh pada tanggal 1 Oktober mendatang. Presiden Tsai Ing-wen mengemukakan, Solomon masih membahas masalah ini, ada berbagai macam pendapat, tetapi Taiwan tetap memperlakukan semua sahabat diplomatik dengan tulus.