History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Hubungan Taiwan-Solomon, Kemenlu : Aktif Melakukan Komunikasi

  • 06 September, 2019
  • 曾秀情
Hubungan Taiwan-Solomon, Kemenlu : Aktif Melakukan Komunikasi
Hubungan Taiwan-Solomon, Kemenlu : Aktif Melakukan Komunikasi

(Taiwan, ROC) -- Kemenlu pada hari Jumat ini (6/9) menyampaikan, isi pembahasan rapat dengar mengenai kebijakan pemerintah Kepulauan Solomon, namun bukan satu-satunya jalan atau masukan saran terakhir; Kemenlu dan Kantor Perwakilan di negara setempat lebih lanjut memantau situasi perkembangan berkaitan dengan pembinaan hubungan dengan Kepulauan Solomon, secara aktif melakukan komunikasi, menyampaikan ke berbagai kalangan di Solomon bahwa mempertahankan hubungan persahabatan lama baru dapat menjalankan pembinaan hubungan pragmatis yang dapat memenuhi kepentingan dan manfaat bagi pemerintah dan masyarakat Solomon.

Kemenlu masih menjelaskan resiko yang ditimbulkan dari kebijakan Inisiatif Satu Sabuk dan Satu Jalan (OBOR) Daratan Tiongkok, serta mengimbau agar pemerintah dan masyarakat Solomon bersikap waspada terhadap penipuan, hegemoni dan perkataan yang tidak kredibel dari Daratan Tiongkok.

Kemenlu menekankan, Republik Tiongkok Taiwan sangat menghargai pembinaan persahabatan dengan Kepulauan Solomon yang terjalin selama 36 tahun, pihak Taiwan akan berpegang teguh pada diplomasi pragmatis , saling menguntungkan dan memperdalam hubungan kerjasama di pelbagai sektor.

Pejabat yang relevan beranggapan, hubungan Taiwan-Solomon mendapat rambu peringatan, jika resiko ini tidak diselesaikan maka pembinaan hubungan antar kedua belah pihak dipandang tidak optimis.

Media memberitakan pandangan yang disampaikan oleh anggota parlemen Peter Shannel Agovaka dan John Moffat Fugui mengenai sikap optimis terhadap pembinaan hubungan Solomon-Daratan Tiongkok. Pejabat luar negeri membeberkan, Peter Shannel Agovaka adalah sahabat karib dari PM Manasseh Sogavare, dikabarkan ikut dalam perjalanan ke Beijing, maka dinilai keduanya sangat pro dengan perubahan diplomasi ini.

Komentar

Terbarumore