History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden: Jangan Biarkan Ruang Lingkup Kehidupan Lainnya Disusupi Unsur Politik

  • 06 August, 2019
  • 尤繼富
Presiden: Jangan Biarkan Ruang Lingkup Kehidupan Lainnya Disusupi Unsur Politik
Presiden: Jangan Biarkan Ruang Lingkup Kehidupan Lainnya Disusupi Unsur Politik

(Taiwan, ROC) --- Pada tanggal 5 Agustus 2019, warga Hong Kong kembali menggalang aksi protes dengan menggelar “3 Aksi Mogok Kerja”. Salah satu gerai minuman asal Taiwan “Yifang Fruit Tea”, tetap beroperasi di Hong Kong. Melalui akun Sina Weibo, “Yifang Fruit Tea” mengeluarkan pernyataan mereka yang mendukung Konsensus 92. Menanggapi pernyataan tersebut, Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) mengemukakan bahwa pengusaha minuman Taiwan, sebaiknya jangan dicampuradukkan dengan permasalahan politik. Dalam kurun waktu terakhir ini, fenomena masuknya unsur politik ke ruang lingkup non-politis mulai terlihat, misal pariwisata, gerai minuman dan drama televisi.

Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Saya rasa masyarakat Taiwan yang menjunjung tinggi nilai demokrasi, dapat menyadari hal semacam ini. Demokrasi yang kita nikmati saat ini, didapat dengan susah payah. Dan ketika unsur politik masuk ke dalam setiap ruang hidup masyarakat, kita harus lebih waspada”.

Pada tanggal 5 Agustus 2019, warga Hong Kong menggelar “3 Aksi Mogok Kerja”. Gerai minuman asal Taiwan “Yifang Fruit Tea” yang membuka cabangnya di Hong Kong, terlihat tidak beroperasi dan memasang spanduk yang mendukung aksi warga Hong Kong tersebut. Namun demikian, pihak “Yifang Fruit Tea” menyampaikan pendapatnya yang berbeda di situs Sina Weibo. Dalam akun tersebut tertulis bahwa “Yifang Fruit Tea” mendukung Konsensus 92 dan menentang aksi mogok yang diwarnai kekerasan. Komentar tersebut tentu mendatangkan protes keras dari pemilik franchise “Yifang Fruit Tea” lainnya di Taiwan. Salah satu pemilik franchise “Yifang Fruit Tea” cabang Yitong, yang berlokasi di Kota Taipei, mengemukakan bahwa dirinya menolak keras “Konsensus 92” dan mendukung warga Hong Kong yang kini berupaya keras menolak perlakuan dari pemerintahan totaliter.

Terkait dengan pernyataan resmi di situs Sina Weibo, Kantor Pusat “Yifang Fruit Tea” mengeluarkan pernyataannya pada Senin malam (5/8). Dalam pernyataan tersebut, mereka jelas membantah telah menyampaikan dukungannya terhadap “Konsensus 92”. Terlepas dari benarnya pemberitaan tersebut, dukungan dari warganet terus mengalir untuk pemilik waralaba “Yifang Fruit Tea” cabang Yitong.

Selain itu, mantan Perdana Menteri William Lai dikabarkan telah kembali dari Jepang beberapa hari yang lalu. Dunia luar terus mempertanyakan, apakah ada kemungkinan Presiden Tsai Ing-wen menggelar pertemuan dengan William Lai. Kepala Negara menjawab persatuan antar anggota Partai DPP tidak perlu diragukan lagi. Untuk bertemu satu sama lain, tidak perlu menggelar pertemuan besar atau resmi apapun. Dan terkait dengan kemungkinan William Lai menjadi pendamping Tsai Ing-wen dalam laga pilpres tahun 2020 mendatang, Beliau menyampaikan akan segera diumumkan jika waktunya sudah tepat.

Komentar

Terbarumore