History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Aksi Penyeludupan Rokok oleh Staf NSB, PM: Harus Diinvestigasi Secara Ketat

  • 23 July, 2019
  • 尤繼富
Aksi Penyeludupan Rokok oleh Staf NSB, PM: Harus Diinvestigasi Secara Ketat
Aksi Penyeludupan Rokok oleh Staf NSB, PM: Harus Diinvestigasi Secara Ketat

(Taiwan, ROC) --- Pejabat Biro Keamanan Nasional (NSB) dilaporkan memanfaatkan kunjungan kenegaraan Presiden Tsai Ing-wen untuk membeli rokok dalam batas yang tidak wajar. Begitu berita ini merebak keluar, instansi terkait langsung melakukan penyidikan pada tanggal 22 Juli 2019 malam. Petugas pun langsung melakukan proses investigasi terhadap pihak-pihak yang dicurigai; di antaranya dengan marga Wu dan Liu, serta 10 orang lainnya. Pada tanggal 23 Juli 2019, kasus ini pun dilimpahkan kepada Kantor Kejaksaan Kota Taipei untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Setelah diinterogasi, 2 pejabat dengan marga Wu di tahan, sedangkan 8 lainnya dibebaskan bersyarat.

Terkait dengan berita ini, Presiden Tsai Ing-wen memperlihatkan kekecewaannya dan meminta untuk segera dilaksanakan proses investigasi. Saat menerima wawancara, Perdana Menteri Su Tseng-chang (蘇貞昌) mengemukakan kunjungan kenegaraan Presiden Tsai Ing-wen kali ini telah membuahkan hasil yang positif. Beberapa pencapaian pun berhasil ditetapkan. Namun sayang, di tengah keberhasilan yang diperoleh Kepala Negara, terdapat personel NSB yang melakukan tindakan ilegal. Su Tseng-chang menambahkan kebijakan terkait bea cukai harus ditinjau ulang.

Su Tseng-chang mengatakan, “Kunjungan yang dilakukan Presiden kali ini tidak mudah dan berhasil membuahkan beberapa pencapaian. Kepala Negara telah menggalang komunikasi dengan negara-negara sahabat. Untuk Amerika Serikat sendiri, juga berhasil mencapai beberapa kemajuan. Hasil yang tidak mudah, sudah seharusnya diapresiasi. Namun dengan adanya berita pelanggaran hukum ini. Kami meminta kepada instansi terkait untuk melakukan pemeriksaan ketat. Semuanya harus diperiksa; baik itu kebijakan, operasional, dan langkah pencegahan. Semuanya harus dilakukan”.

Pada awalnya, Biro Investigasi menerima laporan bahwa terdapat seorang staf NSB yang akan menggunakan kesempatan kunjungan kenegaraan Kepala Negara dengan membeli rokok dalam jumlah yang tidak wajar. Sebelum pesawat yang ditumpangi Presiden Tsai Ing-wen mendarat tiba di Taiwan, tim inspeksi yang dibentuk oleh Biro Investigasi dan Bea Cukai mendapati adanya 5 buah truk yang memuat rokok-rokok gelap tersebut.

Pada pukul 13:25, tim inspeksi gabungan tersebut berhasil mencegat mobil truk yang diduga mengangut barang gelap tersebut. Kementerian Keuangan mengemukakan bahwa staf NSB tersebut diduga menyelundupkan 196 kotak atau 9800 batang rokok.

Komentar

Terbarumore